Jenis wisata menurut destinasi wisata

oleh -2 views
pantai


Ada yang berbeda di Indonesia Jenis tempat wisata Yang tentunya sering kita kunjungi. Tempat sebuah perjalanan Ini termasuk: pantai, taman, laut, hutan, gunung, mal atau pusat perbelanjaan, situs sejarah, museum, pusat kuliner, danau, waduk, situs, kolam renang, plaza, sumber air panas, kebun binatang, air terjun, taman bunga dan buah, Dan sekarang. Di bawah ini adalah informasi mengenai jenis-jenis tempat wisata berdasarkan destinasi wisatanya.

1. Wisata bahari

Wisata bahari disebut juga dengan wisata bahari atau wisata air. Wisata ini juga dikaitkan dengan olahraga air, seperti pantai, danau, dan teluk. Kegiatan yang biasa dilakukan selama wisata bahari adalah memancing, selancar, berlayar, kompetisi dayung, snorkeling, menyelam dan menembak bawah air.

Saat menyelam, kita bisa melihat betapa indahnya pemandangan bawah laut. Di Nusantara juga terdapat taman laut yang keindahannya bisa kita nikmati. Potensi wisata bahari Indonesia terdapat di Kepulauan Seribu, Raja Ampat, Danau Toba, Mentawai, Bali, Laut Maluku, dll. Sedangkan untuk negara bahari yang juga memiliki potensi wisata bahari, seperti Fiji, Hawaii dan Tahiti.

2. Wisata budaya di Indonesia

Praktik wisata budaya bertujuan untuk menambah wawasan dan pandangan hidup seseorang. Dalam wisata budaya khususnya di luar negeri, kita bisa melihat cara hidup masyarakat di dalam negeri, belajar tentang adat istiadat, seni dan budayanya.

Wisata budaya juga berguna untuk memperkenalkan budaya negara Anda ke kancah internasional dan sebaliknya (memberikan informasi/sharing informasi tentang budaya dan adat istiadat suatu negara yang baru saja dikunjungi di negara kita). Dengan kata lain, pertukaran seni dan budaya. Seperti musik, tari, dan drama.

3. Wisata pertanian

Agrowisata adalah perjalanan wisata ke lokasi pertanian, melihat pembibitan di ladang dan peternakan. Biasanya dilakukan sambil belajar atau bisa juga jalan-jalan menikmati hijaunya tanaman dan udara segar. Mata akan disegarkan dengan melihat sayuran segar berwarna-warni, melihat benih sayuran yang berbeda, dan menjelajah ke peternakan yang sejuk.

4. Bepergian lebih cepat

Wisata berburu dapat dilakukan di negara-negara yang memiliki kawasan hutan yang dapat dijadikan sebagai tempat berburu. Pasti tidak menangkap secara acak, ya. Sebaliknya, mereka mengikuti peraturan pemerintah tentang batasan area perburuan dan jenis hewan yang boleh ditangkap. Sedangkan untuk Indonesia sendiri, pemerintah telah membuka wisata mancing di wilayah Jawa Timur yaitu di Baluran.

Hewan yang bisa diburu adalah babi hutan dan banteng. Selama di luar negeri, kita bisa melakukan tur singkat ke berbagai daerah di benua Afrika. Hewan yang bisa diburu adalah jerapah, gajah, singa dan lain-lain. Untuk India, hewan yang bisa diburu adalah harimau dan badak.

5. Wisata cagar alam

Wisata yang disebut juga wisata konservasi ini berlangsung dengan mengunjungi taman lindung, cagar alam, dan kawasan yang kelestariannya dilindungi undang-undang. Kebanyakan pecinta alam yang melakukan wisata ini. Bagi yang suka berfoto, sangat cocok mengambil jenis wisata ini.

Ada banyak sekali tumbuhan dan hewan yang unik dan indah yang bisa dijadikan objek untuk berfoto. Lingkungannya segar, asri dan sangat mendukung untuk bersantai. Jadi pikiran lebih segar dan rileks. Tempat wisata di cagar alam misalnya adalah cagar alam yang ada di pulau Bali yaitu Kebun Raya Ika Kariya dan Taman Nasional Bali Barat.

6. Tur Konferensi

Wisata konvensi erat kaitannya dengan politik. Contohnya adalah gedung tempat diadakannya musyawarah, persidangan dan pertemuan di tingkat nasional atau internasional. Misalnya International Convention Center di Berlin, Gedung Senayan di Jakarta, Filipina memiliki Philippine International Convention Center.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *