Menentukan faktor dan besaran upah serta aspek keadilan

oleh -0 views

Pahami gajinya
Pahami gajinya



Setiap pekerja seharusnya mengharapkan upah, tentunya upah yang sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan, karena kepuasan kerja setiap pegawai sangat ditentukan oleh besarnya gaji yang diberikan, dan semakin tinggi gaji maka semakin baik.

Seperti yang Anda ketahui, besarnya gaji sangat ditentukan oleh pekerjaan dan juga jenis perusahaan tempatnya bekerja. Tentu saja, bekerja di perusahaan milik negara lebih tinggi daripada bekerja di perusahaan swasta.

Pada artikel ini saya akan menjelaskan pengertian upah dan hubungan antara upah dengan kepuasan kerja. Kami berharap setelah membaca artikel ini, Anda akan mulai mengetahui apa itu upah dan seberapa penting perannya dalam memuaskan pekerja. Langsung saja kita simak artikel berikut ini.

Sebuah. Pahami gajinya

Secara psikologis, upah tidak hanya berupa imbalan uang tetapi merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap karyawan. Karena upah merupakan suatu bentuk pengakuan, maka upah berperan besar dalam menentukan motivasi karyawan.

Penetapan upah menurut para ahli dan lembaga negara

1. Menurut UU No. 25 Tentang Rekrutmen

Upah adalah hak pekerja yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pemberi kerja kepada pekerja atas suatu pekerjaan atau jasa yang dilakukan, ditentukan dan dibayar sesuai dengan suatu perjanjian kerja, perjanjian atau peraturan perundang-undangan termasuk tunjangan keluarganya.

2. Menurut Edwin de Flippo

Upah adalah harga jasa yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain.

3. Menurut Hadi Prabowo

Upah adalah jumlah total yang ditetapkan sebagai pengganti jasa yang dikeluarkan oleh tenaga kerja setelah melalui periode dan kondisi tertentu.


4. Menurut Dewan Riset Upah Nasional

Upah adalah penerimaan sebagai imbalan atas pemberian pekerjaan kepada seorang karyawan atas suatu pekerjaan atau jasa yang telah atau akan dilakukan.

Berperan sebagai jaminan kelangsungan hidup yang layak bagi kemanusiaan, produksi dan dinyatakan dalam bentuk uang yang ditentukan berdasarkan perjanjian, peraturan perundang-undangan, dan dibayar berdasarkan perjanjian kerja antara pemberi kerja dan penerima pekerjaan.

Dari sekian banyak kesimpulan para ahli dan instansi mengenai masalah pengupahan, diambil kesimpulan sebagai berikut:

  • Gaji dibayar tunai
  • Upah dibayar karena seseorang melakukan pekerjaan atau jasa tertentu.
  • Waktu pembayaran dapat dibayarkan sebelum, sesudah atau sebagian sebelum dan sesudah pekerja melakukan pekerjaan,
  • Besaran upah ditentukan berdasarkan kesepakatan.

B- Berbagai faktor menentukan besaran upah

Besaran upah stkamur untuk satu perusahaan berbeda dengan perusahaan lain. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi upah secara berbeda. Secara umum faktor-faktor yang menentukan besarnya upah adalah:

  1. Penawaran dan permintaan tenaga kerja
  2. organisasi buruh
  3. Kemampuan perusahaan untuk membayar
  4. produktivitas kerja
  5. biaya hidup
  6. Peraturan Pemerintah

C- Aspek keadilan dalam sistem pengupahan

Saat mengajukan gaji, pengusaha perlu memperhatikan sisi keadilan. Perlakuan yang adil tidak berarti upah yang sama diberikan kepada setiap pekerja.

Pemerataan berarti menetapkan jumlah upah atas dasar kontribusi yang diberikan oleh pekerja. Besarnya upah bervariasi tergantung pada besarnya iuran pekerja. Semakin besar kontribusi pekerja, semakin besar upah yang diterima.

Aspek pemerataan upah dibagi menjadi dua bagian. Pembagian tersebut tergantung pada pertimbangan dari mana sisi keadilan itu berasal. Berangkat dari aspek-aspek tersebut, pertimbangan aspek keadilan dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

1. Keadilan batin

Keadilan internal mempelajari aspek keadilan yang dilakukan dengan membandingkan apa yang dikeluarkan oleh pekerja (input) dan apa yang diperoleh (outcome) antara satu pekerja dengan pekerja lainnya dalam organisasi.

2. Keadilan eksternal

Keadilan eksternal adalah pertimbangan aspek keadilan yang dilakukan dengan membandingkan apa yang dikeluarkan oleh pekerja (input) dan apa yang diperoleh (outcome) antara pekerja yang satu dengan pekerja lainnya secara setara dengan organisasi lain.

Beberapa sistem pembayaran

Sistem pengupahan merupakan dasar atau pedoman yang digunakan sebagai acuan dalam penetapan upah. Sistem yang berbeda memengaruhi akun yang berbeda, meskipun hasilnya mungkin sama.

Setiap sistem memiliki kelebihan yang tidak terdapat pada sistem lain, tetapi juga memiliki kelemahan yang tidak terdapat pada sistem lain.

Penetapan sistem pengupahan harus hati-hati karena mengikutsertakan manusia sebagai makhluk. Ada beberapa pertimbangan sebelum ditetapkan, yakni pertimbangan produktivitas, kemanusiaan, dan rasa keadilan antar pekerja. Secara umum, sistem penghargaan dibagi menjadi lima:

  1. Sistem pengupahan menurut jumlah produksi,
  2. Sistem upah menurut masa kerja
  3. Sistem upah menurut masa kerja
  4. Sistem pengupahan sesuai kebutuhan pekerja
  5. sistem pembayaran bersama.

Hubungan antara upah dan kepuasan kerja

Kepuasan kerja adalah bagaimana perasaan orang tentang pekerjaan mereka. Semua pekerja ingin mendapatkan penghasilan yang memuaskan. Kepuasan kerja bersifat individual, artinya apa yang dirasakan baik oleh seseorang belum tentu memuaskan orang lain.

Menyenangkan orang sangat sulit, karena individu berubah dan berkembang sesuai dengan situasi dan keadaan yang dihadapinya.

Dari pernyataan tersebut, bukankah pencarian kepuasan kerja adalah sia-sia? Jika harapannya adalah bahwa semua individu puas, maka jawabannya adalah ‘ya’, tetapi manajemen harus berusaha agar lebih banyak pihak yang puas daripada yang lain.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja

1. Faktor psikologis

Merupakan faktor yang berhubungan dengan kondisi psikologis individu seperti minat, bakat, ketenangan dalam bekerja, sikap terhadap pekerjaan dan lain-lain yang sejenis.

2. Faktor sosial

Hal tersebut merupakan faktor yang berkaitan dengan interaksi sosial antara sesama pekerja, pekerja dan atasan, serta masyarakat.

3. Faktor fisik

Merupakan faktor yang berkaitan dengan kondisi fisik dan lingkungan kerja seperti jenis pekerjaan, kondisi ruangan, pengaturan waktu kerja dan istirahat, perlengkapan kerja, perlengkapan keselamatan kerja, dan lain-lain yang sejenis.

4. Faktor keuangan

Merupakan faktor yang berkaitan dengan jaminan dan kesejahteraan pekerja dan meliputi besaran upah, sistem penggajian, jaminan sosial, berbagai tunjangan, fasilitas yang ditawarkan dan lain-lain yang sejenis.

Ini adalah artikel tentang Pengertian Upah: Determinan, Aspek Pemerataan, Hubungan Upah dengan Kepuasan Kerja, Saya harap ini berguna. Jangan lupa baca juga pengertian dan jenis-jenis motivasi.

Jika Anda ingin mengenal kami lebih jauh, Anda dapat menemukan kami di Indonesia Dan Situs jejaring sosial Facebook.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *