Memahami motivasi, teori, usaha, dan jenis-jenis motivasi

oleh -0 views

Pahami motifnya



Apakah kamu termasuk orang yang mudah untuk memotivasi?Motivasi sangat dibutuhkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari untuk mencapai impian yang kita inginkan, namun apakah kamu benar-benar mengetahui arti dari motivasi.

Kata motivasi mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, namun sedikit dari kita yang mengetahui apa arti motivasi secara teori.

Pada artikel ini, saya akan menjelaskan pengertian dan teori motivasi, upaya meningkatkan motivasi, dan jenis-jenis motivasi.

Kami berharap setelah membaca artikel ini, Anda akan memahami arti motivasi. Langsung saja kita simak artikel berikut ini.

Sebuah. Pahami motifnya

Motivasi berasal dari kata motivasi dan berasal dari bahasa inggris. Kata motivasi berasal dari kata motivasi dan berarti dorongan. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah alasan mengapa seseorang melakukan sesuatu.

Berbagai penelitian dan pengalaman hidup menunjukkan bahwa motivasi memegang peranan yang sangat kuat dalam mencapai tujuan seseorang. Bahkan beberapa ahli percaya bahwa motivasi telah terbukti menjadi pendorong kesuksesan yang tangguh.

Prajurit yang tertembak di kaki itu mampu berjalan sejauh lima kilometer di medan yang berat untuk menghindari musuh tanpa mengeluh. Sementara itu, orang yang kuku kakinya ditindik keras-keras berteriak dan mengeluh saat berjalan dari rumah ke gang depan, misalnya.


Dari cerita diatas tentu saja prajurit yang tertembak lebih menderita dari pada yang tertusuk kukunya, tapi kenapa mereka yang tertembak berjalan sejauh itu. Semua ini terjadi karena para prajurit memiliki keinginan untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari musuh agar tidak tertangkap.

Ada banyak alasan lain mengapa motivasi perlu dipelajari secara serius oleh orang-orang yang mempelajari manajemen antara lain:

  • Motivasi telah terbukti memiliki peran yang kuat dalam meningkatkan produktivitas karyawan
  • Jumlah rangsangan tidak tetap, kadang meningkat, kadang menurun, tergantung pada keadaan psikologis individu
  • Alasan memotivasi orang bervariasi tergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhi mereka affect
  • Agen pereduksi insentif juga terdiri dari berbagai jenis tergantung pada kondisi individu
  • Kurangnya kesadaran individu akan potensinya untuk memperoleh kebutuhan akan dorongan dan bantuan dari orang lain.

Berbagai teori motivasi

1. Teori kebutuhan

Menurut Abraham Maslow

Abraham Maslow membagi kebutuhan menjadi lima tingkatan, dari yang paling sederhana sampai yang paling kompleks. Kebutuhan yang lebih tinggi hanya akan muncul jika kebutuhan yang lebih rendah terpenuhi, dll. Inilah alasan mengapa teori kebutuhan A. Maslow disebut teori gradien atau gradien. Kelima kebutuhan tersebut adalah:

  1. kebutuhan psikologis
  2. kebutuhan akan keamanan
  3. kebutuhan sosial
  4. Kebutuhan harga diri
  5. Kebutuhan pemenuhan diri

Menurut Edward

Menurut Edward (1959) yang dikutip oleh Roche (1972), kebutuhan yang mempengaruhi motivasi individu dibagi menjadi lima belas kebutuhan.

Berbeda dengan teori Maslow yang mengkategorikan kebutuhan tersebut, Edward mengatakan bahwa kebutuhan tersebut bersifat dominan. Artinya, dari lima belas kebutuhan tersebut manakah yang paling dominan dalam diri individu yang menentukan perilakunya.

Lima belas kebutuhan tersebut adalah:

  1. Pemenuhan kebutuhan
  2. Kebutuhan untuk mengikuti orang lain
  3. Kebutuhan untuk memesan
  4. Kebutuhan akan perhatian orang lain
  5. independen
  6. Hubungan dengan orang lain
  7. Memahami perilaku orang lain
  8. butuh cinta
  9. mendominasi
  10. merasa bersalah
  11. simpati, simpati
  12. mereka berubah
  13. independen
  14. ketertarikan pada lawan jenis, dan
  15. kasar

2. Teori Motivasi Sosial

Menurut Mc. Cleland (1974) perilaku manusia dipengaruhi oleh motif-motif di dalamnya, ia memkamung bahwa ada tiga kebutuhan dasar yang melkamusi perilakunya, yaitu:

  1. Kebutuhan akan prestasi yang tinggi
  2. butuh persahabatan
  3. kebutuhan akan kekuatan

c. Upaya meningkatkan motivasi

Kita semua sepakat tentang sejauh mana motivasi dapat meningkatkan kinerja, dan oleh karena itu, banyak upaya dilakukan oleh psikolog dan manajemen untuk mempelajari bagaimana motivasi dihasilkan. Teori motivasi tumbuh meliputi:

  1. teori proses
  2. Teori efek dari peristiwa masa lalu
  3. model tradisional
  4. model hubungan manusia
  5. model sumber daya manusia

D. Jenis-jenis motivasi

Secara umum, jenis-jenis rangsangan dibagi menjadi dua bagian. Pembelahan terjadi karena adanya rangsangan katalitik yang muncul. Dua jenis motivasi tersebut adalah:

  1. motivasi positif

Motivasi positif pada dasarnya adalah pemberian insentif yang dapat menarik keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu. Manusia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Dari beragam kebutuhan tersebut, motivasi digali sebagai daya tarik atau motif seseorang untuk melakukan suatu tindakan.

Insentif seperti menarik magnet motivasi. Adanya motivasi menyebabkan orang bergerak, bertindak, dan mencari pemenuhan kebutuhan. Insentif bisa dalam bentuk finansial atau non-finansial seperti teori pada pembahasan sebelumnya.

  1. motivasi negatif

Motivasi negatif adalah kebalikan dari motivasi positif. Jika motivasinya positif, maka insentifnya berupa “hadiah” atas keberhasilan mencapai tujuan tertentu, tetapi motivasi negatif lebih intensif digunakan dalam bentuk “ketakutan atau ancaman” kehilangan kesenangan yang diterima.

Kenikmatan atau fasilitas dapat berupa gaji, hadiah, nama baik, kredibilitas atau hal-hal lain yang menurut pkamungan manajemen merupakan efek yang paling menakutkan jika hilang.

Ini adalah artikel tentang Memahami motivasi, teori, usaha dan jenis-jenis motivasi, Saya harap ini berguna. Jangan lupa baca juga tentang konsep manajemen.

Jika Anda ingin mengenal kami lebih jauh, Anda dapat menemukan kami di Indonesia Dan Situs jejaring sosial Facebook.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *