Simak Informasi Berikut untuk Pekerja Migran Indonesia yang Akan Berangkat ke Korea Selatan

oleh -0 views


HANGGUK.COM – Banyak dari Calon TKI menanyakan kapan keberangkatan ke luar negeri akan dimulai kembali.

Salah satu tujuan keberangkatan PMI ke luar negeri adalah Korea Selatan.

Melalui Keputusan Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kementerian Tenaga Kerja Nomor 3/100.K.02.02/1/2021 tentang Penempatan Negara Tujuan Tertentu Tenaga Kerja Indonesia (PMI) Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru ( AKB) di bawah Hanguk.com memberikan informasi yang dilansir dari Twitter BP2MI.

Pemerintah Korea Selatan dalam menangani pandemi Covid-19 telah menerapkan kebijakan karantina super ketat. Sehingga belum membuka penerimaan TKI dari semua negara termasuk Indonesia.

Pemberian E-9 Visa untuk semua negara belum juga diberikan. Fasilitas Re-Entry sebagai syarat kerja per Januari 2021 hanya khusus diberikan kepada Kamboja. Kamboja dinilai berhasil menahan laju kasus Covid-19 di negaranya.

Otoritas resmi Korea Selatan terus meninjau kebijakan penangguhan penerimaan pekerja migran. Melalui EPS Center mereka mengkaji kebijakan yang terburuk hingga yang terbaik.

Jika rekan-rekan TKI ditawari berangkat ke Korea Selatan, harap segera menghubungi UPT BP2MI atau Disnaker di masing-masing wilayah Kabupaten/Kota. Upaya ini dilakukan untuk mencegah tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab mengambil keuntungan secara tidak adil.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Tenaga Kerja, Badan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP2MI), dan KBRI Seoul akan memberikan informasi resmi dan valid jika penempatan TKI di Korea Selatan dibuka kembali.

Akses penempatan calon TKI di Korea Selatan terbuka untuk bekerja di bidang nelayan/pelaut/ABK atau di kapal garis panjang dengan skema penempatan ap to p menggunakan visa E-10, atau C-3-11. Korea Selatan masih membuka akses bagi pekerja di bidang tertentu dengan visa E-7 dan profesional melalui visa E-5.

KBRI Seoul gelar diskusi ketenagakerjaan

Sebelumnya, KBRI Seoul dikabarkan menggelar Gathering dan Forum Diskusi Ketenagakerjaan dan Kekonsuleran pada Minggu, 24 Januari 2021.

Forum diskusi yang digelar secara online ini menghadirkan Joko dari Shelter Yongin, Susanti dari National Pension Services (NPS). Forum ini difasilitasi oleh Atase Ketenagakerjaan dan Protocol Counselor bersama dengan Konsulat KBRI Seoul.

Diskusi ini membahas regulasi dan informasi ketenagakerjaan, kekonsuleran, dan jaminan pensiun dari NPS TKI. Kedepannya, forum diskusi ini akan diadakan setiap bulan untuk mengatasi permasalahan para pekerja migran Indonesia di sana. ^_^



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *