Serangan tanpa klik dengan spyware Pegasus membuat dunia maya mengerikan

oleh -3 views
Serangan Zero Click Dengan Spyware Pegasus Bikin Heboh Jagat Maya


NESABAMEDIA.COMSpyware bernama Pegasus dalam beberapa hari terakhir sangat ramai dibicarakan. Pasalnya, spyware diketahui telah merambah sejumlah perangkat yang digunakan jurnalis global. Spyware Pegasus telah dikenal selama beberapa tahun keberadaannya, tetapi sekarang telah melihat perkembangan yang sangat pesat, dengan kemampuan baru metode Zero Click.

Zero Click merupakan metode yang dapat memberikan akses lengkap ke perangkat smartphone korban secara real time. Ini adalah metode serangan cyber jarak jauh, dan tidak memerlukan interaksi apa pun dari korban untuk dapat membobol perangkat dan mendapatkan akses penuh ke sana. Artinya, serangan Zero Click dapat terjadi tanpa korban mengklik situs web atau aplikasi yang telah diretas oleh spyware Pegasus.

Spyware Pegasus menghilangkan kebutuhan akan kelalaian manusia untuk meretas perangkat, dan itu sepenuhnya bergantung pada kerentanan perangkat lunak atau perangkat keras untuk akses penuh ke perangkat.

Biasanya, serangan cyber menginfeksi perangkat korban melalui beberapa bentuk trik rekayasa sosial seperti mengirimkan tautan berbahaya ke korban, di mana mengklik tautan tersebut menginfeksi perangkat smartphone. Namun, upaya tersebut akan membuat korban curiga dan akan berusaha mencari tahu siapa pelakunya.

Namun, spyware Pegasus telah dirancang khusus untuk mengabaikan kebutuhan metode rekayasa sosial apa pun. Serangan ini akan memberikan hacker kemampuan untuk mengambil smartphone korban secara langsung, tanpa interaksi apapun dari korban.

Berikut adalah beberapa langkah yang biasanya digunakan peretas:

  • Peretas akan mencari kerentanan apa pun di aplikasi yang dapat dieksploitasi.
  • Peretas kemudian akan membuat bagian data pribadi, seperti pesan teks tersembunyi atau file gambar, yang digunakan untuk menyuntikkan kode ke perangkat korban.
  • Ketika proses hacking berhasil, pesan yang digunakan untuk melakukan exploit akan dihapus secara otomatis, tanpa meninggalkan jejak.

Sejumlah media ternama dunia melaporkan bahwa sejumlah jurnalis, kebanyakan dari India, smartphone mereka diretas, diduga meretas spyware Israel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *