Cara Trading Saham Pemula Wajib Tahu

cpzlab.com – Apakah Anda sedang mencari cara trading saham untuk pemula? Sebetulnya apa perbedaan trading saham dengan investasi saham? Silahkan simak ulasan berikut ini.

Trading saham merupakan kegiatan jual beli saham dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli awal dengan harga jual. Keuntungan ini, di dunia pasar modal disebut capital gain.

Sedangkan dalam investasi saham, seorang investor akan lebih memilih membeli saham dan menahannya untuk jangka waktu yang lama, dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari pembagian dividen, yaitu keuntungan perusahaan atau emiten yang biasanya dibagikan per kuartal, per semester, atau per tahun.

Cara Mudah Trading Saham Online

1. Membuka rekening

Langkah awal yang harus Anda lakukan untuk memulai trading saham adalah memiliki rekening. Rekening tersebut bukan rekening tabungan biasa, melainkan rekening efek. Proses pembuatannya dapat dilakukan dengan mendatangi perusahaan sekuritas. Persiapkan syarat yang dibutuhkan termasuk adalah fotokopi KTP, NPWP, buku tabungan, serta materai Rp 6.000 sebanyak 2 lembar atau selembar materai Rp 10.000.

Baca Juga:

2. Penyetoran dana

Setelah proses pembukaan rekening efek berhasil, tahapan selanjutnya adalah menyetorkan dana. Nominal dana yang wajib disetorkan untuk pertama kalinya berbeda-beda, disesuaikan ketentuan oleh masing-masing perusahaan sekuritas. Dengan adanya penyetoran dan ke rekening efek, investor pun bisa mulai melakukan proses jual beli saham.

3. Mulai berinvestasi

Cara melakukan transaksi saham sangatlah mudah. Anda tidak perlu datang secara langsung ke kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) terdekat.

Tersedia pilihan praktis bertransaksi saham cukup menggunakan akses internet. Saat ini, sudah cukup banyak perusahaan sekuritas yang menyediakan layanan trading saham online kepada para investor.

Beberapa perusahaan sekuritas yang menyediakan layanan transaksi saham online diantaranya adalah:

  1. Layanan BEST milik BCA Sekuritas
  2. MOST dari Mandiri Sekuritas
  3. eSmart milik BNI Sekuritas
  4. POST yang dirilis oleh Panin Sekuritas
  5. Prima milik Trimegah Sekuritas

Baca Juga:

Dasar-Dasar Belajar Trading Saham

Dibawah ini adalah dasar-dasar trading saham yang perlu Anda pahami benar-benar:

  • Mengenal pasar modal dan saham.
  • Belajar analisis saham.
  • Buka rekening saham online di perusahaan sekuritas.
  • Mulai dari modal kecil.
  • Pelajari cara beli dan jual lewat aplikasi online trading.
  • Mulai dengan beli dan jual saham likuid yang ada di LQ45.
  • Beli saham: buy on weakness dan buy on breakout.
  • Jual saham: sell on strength dan cut loss.
  • Perdalam dan disiplin terapkan analisis teknikal.
  • Belajar dari pengalaman.

1.Gali informasi

Setiap pemgambilan keputusan yang dilakukan oleh pemilik saham harus dilakukan dengan analisis yang matang. Hal ini hanya bisa berjalan kalau Anda punya bekal informasi yang masif dan kredibel.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menggali informasi terpercaya dan semuanya bisa dilakukan secara gratis. Anda dapat memanfaatkan laporan keuangan, laporan tahunan, corporate action, ataupun public expose dari setiap perusahaan.

2. Jangan sembarangan pilih perusahaan sekuritas

Ketika melakukan transaksi saham, Anda akan dibebani beban yang disebut dengan istilah biaya transaksi. Besaran biaya transaksi tersebut dibayarkan kepada perusahaan sekuritas. Nominalnya bervariasi dan merupakan salah satu bentuk pemasukan bagi perusahaan sekuritas.

Oleh karena itu, investor perlu mempertimbangkan besaran biaya transaksi yang ditetapkan perusahaan sekuritas ketika ingin membuka rekening efek. Usahakan untuk memilih perusahaan sekuritas dengan biaya transaksi kecil. Dengan begitu, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya besar utnuk setiap transaksi.

3. Kenali saham dengan nilai likuiditas tinggi

Dalam dunia saham, Anda perlu mengenal jenis-jenis saham yang dikenal memiliki likuiditas tinggi, biasanya dikenal dengan istilah blue chip. Cara mengetahui saham blue chip cukup mudah, cukup dengan melihat daftar saham yang ada dalam indeks LQ45 atau IDX30.

4. Diversifikasi

Tips yang terakhir ialah melakukan diversifikasi investasi. Langkah ini sangat penting dilakukan oleh setiap investor untuk meminimalkan potensi terjadinya kerugian. Cara melakukannya jugas gampang, cukup dengan membeli saham yang berasal dari berbagai sektor seperti consumen goods, perbankan, ataupun properti.

Akhir Kata

Nah itulah pembahasan mengenai trading saham bagi pemula, semoga bermanfaat bagi kalian yang ingin memulai trading saham. Ingat segala bentuk resiko dan kerugian ditanggung Anda sendiri.

Gallery for Cara Trading Saham Pemula Wajib Tahu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *