5 Hal Wajib Membuat Makalah Laporan Keuangan Neraca

oleh -0 views

Laporan Keuangan Neraca – Laporan Keuangan Pengertian Laporan Keuangan Bagi pihak yang mempunyai kepentingan terhadap suatu perusahaan sangat perlu untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan tersebut.
Kondisi keuangan suatu perusahaan akan dapat diketahui dari informasi akuntansi yang disajikan dalam bentuk laporan keuangan perusahaan yang bersangkutan. Adapun pengertian laporan keuangan menurut Munawir dalam bukunya Analisa Laporan Keuangan (2002;3) yaitu :
Laporan keuangan pada dasarnya adalah hasil dari proses akuntansi yang dapat digunakan sebagai alat bantu berkomunikasi antara data keuangan dan aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan data atau aktivitas perusahaan tersebut.
Sedangkan menurut Kusnadi dalam bukunya Akuntansi Keuangan Menengah (2000;3) yaitu : Laporan keuangan adalah daftar keuangan yang dibuat pada akhir periode yang berasal dari catatan aktivitas perusahaan selama periode tertentu yang terdiri dari laporan neraca, laporan laba rugi, laporan saldo laba, laporan arus kas, dan laporan perubahan modal.
Dari kedua pengertian di atas, dapat penulis simpulkan bahwa pada hakikatnya laporan keuangan itu merupakan output atau hasil akhir dari proses akuntansi. Laporan keuangan inilah yang menjadi bahan informasi bagi para pemakainya sebagai salah satu bahan dalam proses pengambilan keputusan. Disamping sebagai alat pertanggungjawaban, laporan keuangan ini juga dapat
menggambarkan indikasi kesuksesan suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya.
Tujuan Laporan Keuangan Memahami latar belakang penyusunan dan penyajian laporan keuangan merupakan langkah yang sangat penting sebelum menganalisa laporan keuangan itu sendiri, bahkan mengetahui tujuan daripada laporan keuangan itu sendiri menjadi proses yang sangat penting. Adapun tujuan dari laporan keuangan itu menurut IAI melalui PSAK No. 1 dalam bukunya SAK (2004;12) adalah :

  1. Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan yang dipengaruhi oleh sumber daya yang dikendalikan, struktur keuangan, likuiditas dan solvabilitas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungannya.
  2. Informasi kinerja perusahaan terutama profitabilitas diperlukan untuk menilai perubahan potensial sumber daya ekonomi yang mungkin dikendalikan di masa depan
  3. Serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi, dan juga untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas serta kebutuhan perusahaan untuk memanfaatkan arus kasnya.

Laporan keuangan juga menunjukan apa yang telah dilakukan manajemen, atau pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang telah dipercayakan kepadanya.
Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan Neraca Karakteristik kualitatif laporan keuangan merupakan ciri khas yang membuat informasi dalam laporan keuangan tersebut berguna bagi para pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi. Karakteristik kualitatif laporan keuangan ini berdasarkan menyebutkan:

  1. Dapat dipahami
  2. Relevan
  3. Keandalan
  4. Dapat dibandingkan IAI melalui PSAK No. 1 dalam bukunya SAK (2002;7)

Karakteristik kualitatif tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Dapat Dipahami

Kualitas penting informasi yang ditampung dalam laporan keuangan adalah kemudahannya untuk segera dapat dipahami oleh para pemakai.

2. Relevan

Agar bermanfaat, informasi harus relevan untuk memenuhi kebutuhan para pemakai dalam proses pengambilan keputusan.

3. Keandalan Informasi

mempunyai kualitas andal jika bebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan material dan dapat diandalkan pemakainya sebagai penyajian yang tulus dan jujur (faithfull representation) dari yang seharusnya disajikan atau yang secara wajar diharapkan dapat disajikan.

4. Dapat Dibandingkan

Para pemakai laporan keuangan harus dapat memperbandingkan laporan keuangan perusahaan antar periode untuk mengidentifikasi kecenderungan (trend) posisi keuangan dan kinerja perusahaan.
Jenis-jenis Laporan Keuangan Berdasarkan IAI melalui PSAK No. 1 dalam bukunya SAK (2000;7) dijelaskan beberapa jenis laporan keuangan yang sering digunakan dalam suatu perusahaan yaitu :

  1. Laporan Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan perubahan ekuitas
  4. Laporan arus kas
  5. Catatan atas laporan keuangan

Kelima jenis laporan keuangan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Laporan Keuangan Neraca

Neraca adalah laporan atau daftar yang berisi harta (asset), utang atau kewajiban-kewajiban pada pihak lain (liabilities), serta modal (capital) dari suatu perusahaan atau badan usaha dagang pada saat tertentu yang dibuat pada akhir periode akuntansi.~ Laporan Keuangan Neraca

2. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah laporan yang berisi data-data pendapatan dan biayabiaya yang dibuat pada akhir periode akuntansi. Dari laporan ini dapat dilihat besarnya pendapatan yang diperoleh perusahaan serta biaya-biaya yang ditanggung oleh perusahaan, serta dapat diketahui juga keuntungan yang dicapai.~ Laporan Keuangan Neraca

3. Laporan Perubahan Ekuitas

Dari laporan perubahan ekuitas (modal) kita dapat mengetahui perkembangan modal, kondisi harta pemilik perusahaan (owners equity) beserta susunan dan perkembangan dari owners equity tersebut.~ Laporan Keuangan Neraca

4. Laporan Arus Kas Laporan arus kas

merupakan laporan yang dapat memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar, dari laporan ini juga dapat diketahui perkembangan kas suatu perusahaan.~ Laporan Keuangan Neraca

5. Catatan Atas Laporan Keuangan

Laporan ini menggambarkan transaksi laporan keuangan perusahaan yang mempengaruhi kas atau ekuivalen kas. Catatan ini dapat memberikan informasi mengenai laporan keuangan yang telah disusun dan akan dilaporkan.~ Laporan Keuangan Neraca

Unsur – unsur Laporan Keuangan

Unsur- unsur Laporan Keuangan Laporan keuangan menggambarkan dampak keuangan dari transaksi dan peristiwa lain yang diklasifikasikan dalam beberapa kelompok besar menurut karakteristik ekonomi, yang merupakan unsur laporan keuangan. Unsur ini dapat diklasifikasikan menjadi unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan dan unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran kinerja. 1. Unsur Posisi Keuangan Masing-masing unsur yang berkaitan dengan posisi keuangan tersebut didefinisikan sebagai berikut :

Aktiva

aktiva


Aktiva adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan diharapkan akan memberi manfaat ekonomi bagi perusahaan di masa depan.~ Laporan Keuangan Neraca

Kewajiban

Kewajiban
Kewajiban merupakan hutang perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiannya diharapkan akan
mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi.~ Laporan Keuangan Neraca

Ekuitas

ekuitas
Ekuitas adalah hak residual (residual interest) atas aktiva perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban (aktiva bersih).
Meskipun demikian, didalam neraca ekuitas dapat disubklasifikasikan. 2. Unsur Kinerja Perusahaan Masing-masing unsur yang berkaitan dengan kinerja perusahaan tersebut didefinisikan sebagai berikut :
1. Penghasilan (Income)
Penghasilan adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aktiva atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi (setoran) penanam modal.
2. Beban (Expense)
Beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.
Laporan keuangan adalah ringkasan dari proses akuntansi selama tahun buku yang bersangkutan yang digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara data keuangan atau aktivitas suatu perusahaan dengan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap data atau aktivitas perusahaan tersebut. Pada umumnya, laporan keuangan terdiri dari neraca dan perhitungan rugi laba serta laporan perubahan modal, dimana neraca
menggambarkan jumlah aktiva, hutang, dan modal dari suatu perusahaan pada tanggal tertentu, sedangkan laporan rugi laba memperlihatkan hasilhasil yang telah dicapai oleh perusahaan serta biaya yang terjadi selama periode tertentu dan laporan perubahan modal menunjukkan sumber dan penggunaan atau alasan-alasan yang menyebabkan perubahan modal perusahaan. Selain di atas laporan keuangan juga sering mengikutsertakan laporan lain yang sifatnya membantu untuk memperoleh keterangan lebih lanjut, diantara laporan tersebut adalah laporan perubahan modal kerja, laporan sumber dan penggunaan kas (arus kas), laporan sebab-sebab perubahan laba kotor, laporan biaya produksi serta daftar-daftar lainnya. Pengertian Laporan Keuangan Neraca Laporan Neraca Menurut Bambang Subroto (1991:29), neraca atau disebut juga laporan posisi keuangan atau laporan kondisi keuangan adalah salah satu dari laporan keuangan yang memberikan informasi tentang posisi dan keadaan keuangan perusahaan pada suatu saat tertentu. Posisi keuangan tersebut adalah keadaan aktiva, hutang, dan modal dari perusahaan. Di dalam penyajiannya aktiva, hutang, dan modal tersebut harus diklasifikasikan sedemikian rupa sehingga aktiva akan dilaporkan sesuai dengan tingkat likuiditasnya. Semakin likuid aktiva akan dilaporkan lebih dahulu kemudian baru aktiva yang tingkat likuiditasnya lebih rendah. Menurut Sofyan Syafri Harahap (2011:209), neraca atau disebut juga posisi keuangan menggambarkan posisi keuangan perusahaan dalam suatu tanggal tertentu atau a moment of time, sering disebut per tanggal tertentu misalnya per tanggal 31 Desember 2005. Posisi yang digambarkan yaitu posisi harta, utang dan modal. Jadi dapat disimpulkan bahwa laporan neraca adalah laporan posisi keuangan (harta, utang, dan modal) perusahaan dalam suatu tanggal tertentu.~ Laporan Keuangan Neraca
Komponen dan Pos Neraca Komponen-Komponen Neraca Menurut Hery (2009:192), tiga komponen neraca adalah aktiva, utang, dan ekuitas (modal). Aktiva adalah manfaat ekonomi yang mungkin terjadi di masa depan yang diperoleh atau dikendalikan oleh entitas sebagai hasil dari trans ~ Laporan Keuangan Neraca
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *