10 jenis ikan air tawar untuk usaha budidaya perikanan skala besar

oleh -0 views


ikan budidaya
Foto: Pixabay



Bisnis budidaya ikan air tawar telah banyak diminati oleh semua kalangan komersial sebagai salah satu peluang bisnis yang menguntungkan. Indonesia yang merupakan negara terpadat keempat di dunia, tentunya menjadi peluang besar bagi para wirausahawan.

Dengan menurunnya hasil tangkapan ikan laut akibat overfishing, alternatifnya adalah ikan air tawar seperti lele, nila, gurame dan lain-lain. Permintaan pasar yang semakin meningkat juga akan meningkatkan semangat usaha budidaya ikan air tawar, tentunya dengan dukungan dari pemerintah.

Sektor budidaya ikan merupakan sektor yang akan terus diminati. Padahal kebutuhan ikan terus bertambah. Hal ini disebabkan oleh peningkatan jumlah penduduk dari waktu ke waktu.

Hasil budidaya ikan air tawar saat ini belum mampu memenuhi permintaan pasar lokal. Apalagi untuk kebutuhan luar negeri.

Tentu saja, prospeknya lebih terbuka jika kita bisa memahami perdagangan impor dan ekspor. Selain itu, budidaya ikan air tawar cukup mudah dibandingkan dengan ikan air laut.

Dari sekian banyak jenis ikan air tawar yang di budidayakan, inilah bisnis budidaya ikan yang sangat menguntungkan :

1. ikan lele

Ikan lele juga menjadi basis para pengusaha pemula. Karena bisnis ini relatif mudah dan tidak membutuhkan banyak modal. Dan hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan ikan lele siap panen. Jika proses budidaya dilakukan dengan teknologi canggih, waktu panen akan lebih cepat.


ikan lele

Hal yang masih membingungkan adalah masih ada daerah yang masih kekurangan pasokan ikan lele, meskipun teknik budidayanya mudah, seperti Yogyakarta.

Pembudidaya lele lokal di Jogja belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi lele di kotanya, sehingga harus meminta pemasok dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lelenya.

2. Nila

Kegiatan komersial berikutnya untuk budidaya ikan air tawar adalah ikan nila. Ikan nila terkenal dengan pertumbuhannya yang paling cepat, yaitu hanya membutuhkan waktu 4 sampai 6 bulan agar inflasi cukup untuk dikonsumsi.

ikan kakatua

Sangat mudah untuk membudidayakan ikan nila atau nila nila, nila sangat kuat terhadap gangguan penyakit yang dirasakan ikan lainnya. Dari sepasang inkubator ikan nila dapat menghasilkan 250-1000 butir telur, yang merupakan jumlah tertinggi.

Hal ini menjadikan ikan nila sebagai usaha budidaya ikan air tawar yang menguntungkan.

3. Grammy

Budidaya ikan mas merupakan salah satu kegiatan budidaya ikan air tawar yang sangat menguntungkan. Di wilayah Jawa Barat, ikan gurame tumbuh hingga mencapai berat 3-4 kg.

ikan gurami

Namun perluasan ini tidak ekonomis karena akan memakan waktu yang lama dan biaya yang lebih besar. Idealnya, ukuran ikan gurame yang siap dikonsumsi adalah 1 / 1-2 kg.

Di Asia Tenggara dan Tengah, ikan mas merupakan ikan yang disukai untuk konsumsi. Namun di negara lain, ikan mas sering dipelihara di akuarium hanya sebagai ikan akuarium.

4. Emas

Ikan gurame merupakan usaha budidaya ikan air tawar yang menguntungkan. Ikan gurame telah dikembangbiakkan dengan serat sejak tahun 1860 oleh masyarakat Siam, Jawa Barat. Bahkan strategi pemijahan ini masih digunakan sampai sekarang.

keemasan

Pembibitan ikan jenis ini sangat cocok untuk dikembangkan di iklim tropis, oleh karena itu belum banyak pembudidaya ikan mas di Indonesia. Ikan mas dapat dibudidayakan di kolam yang mengalir, tanah, keramba apung atau jaring.

Ikan mas membutuhkan waktu 4 sampai 5 bulan untuk siap konsumsi, yang merupakan waktu yang cukup bagi petani untuk mendapatkan hasil panen.

5. Ikan Lele

Hingga saat ini, kebutuhan ikan lele terus meningkat. Bahkan untuk memenuhi permintaan pasar, Indonesia masih mengimpor lele dari Vietnam karena kelangkaan lele lokal. Ini bisa menjadi peluang bagi kamu yang ingin mencoba bisnis budidaya ikan air tawar.

ikan lele
Foto: ringtimesbali.tangan-rakyat.com

Saat ini Kementerian Perikanan dan Kelautan sedang gencar-gencarnya membudidayakan ikan lele dalam negeri, dan tentunya mendukung penuh para pemula yang mencoba membudidayakan ikan lele.

Mengenai teknis budidaya, Anda dapat mengikuti rekomendasi Cara budidaya ikan lele di kolam terpal Untuk skala rumahan dan pemula.

Seringkali dibutuhkan waktu 6 bulan untuk memelihara ikan lele, tetapi tidak ada stkamur yang ditetapkan untuk ukuran ikan lele yang siap dikonsumsi. Ukuran hasil panen juga bervariasi dari satu daerah ke daerah lain, tergantung pada permintaan pasar. Khusus untuk pasar ekspor, volumenya lebih besar dari pasar domestik dengan masa ekspansi lebih dari 6 bulan.

6. Ikan Bandeng

Ikan bandeng merupakan salah satu jenis ikan air payau. Saat dimakan tidak akan terlalu asin tapi sangat enak. Ini mengandung protein hewani yang sangat tinggi dan rendah kolesterol. Jadi lebih aman jika dikonsumsi oleh orang gemuk.

ikan susu

Jika Anda tinggal di pesisir pantai, budidaya bandeng adalah pilihan yang tepat. Karena merawat bandeng membutuhkan air dengan kadar garam yang sedang. Kebanyakan pembudidaya bandeng menggunakan kolam, tetapi Anda juga dapat menggunakan terpal asalkan Anda sering memeriksa kondisi garam di kolam.

7. Kakap

Kakap memiliki potensi pasar yang baik, dan peminatnya banyak adalah orang-orang dengan kelas ekonomi menengah ke atas. Pasalnya, harga semangkuk kepala kakap bisa mencapai Rp 75.000 hingga Rp 150.000.

ikan kakap

Namun, jangan hanya melihat harga saja, karena selama ini kebutuhan ikan kakap untuk memenuhi permintaan pasar masih minim. Jika Anda serius ingin beternak, Anda bisa berkonsultasi dengan hotel atau restoran terdekat untuk memasarkan jenis usaha ini untuk meningkatkan relasi.

8. Ikan koi

Tidak diragukan lagi bahwa ikan koi adalah ikan yang terkenal di seluruh dunia. Jenis ikan koi yang beragam dan corak warnanya yang cantik membuatnya sangat cocok untuk dipelihara di kolam depan rumah.

ikan budidaya
Foto: Pixabay

Ada banyak sekali jenis ikan koi dengan corak dan warna yang berbeda-beda. Bahkan yang paling cantik pun dianggap sangat banyak oleh penggemar.

9. Ikan Arwana

Siapa sangka selain harga jualnya yang selangit, arwana juga dipercaya sebagai ikan yang membawa kekayaan melimpah.

arwana

Ikan arwana yang tidak cacat dan memiliki parameter tertentu harganya bisa mencapai Rp 1 miliar. Tapi jangan terlalu memikirkan harganya, karena ikan arwana juga dikamulkan untuk mendatangkan kekayaan bagi orang yang membudidayakannya.

10. Ikan hias

Budidaya ikan hias merupakan salah satu jenis budidaya ternak yang populer di Indonesia. Budidaya ikan hias juga sangat menjanjikan, hal ini dikarenakan banyaknya peminat ikan akuarium di Indonesia. Dari anak-anak hingga orang dewasa menikmati ikan akuarium.

ikan hias

Ada beberapa jenis ikan akuarium yang populer dan pasti diminati, yaitu ikan Lohan, Oscar, Louhan, Cupang, dll. Dan ini akan menjadi peluang bagi Anda untuk mencoba mengembangkannya karena animo masyarakat yang besar.

Demikian artikel tentang 10 jenis ikan air tawar untuk usaha budidaya skala besar, semoga bermanfaat. Jangan lupa juga untuk membaca tentang bisnis budidaya ikan air tawar yang menguntungkan.

Jika Anda ingin mengenal kami lebih jauh, Anda dapat menemukan kami di Indonesia Dan Situs jejaring sosial Facebook.






Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *