Studi: Kematian Covid-19 di India 10 kali lebih tinggi

oleh -0 views


Sejumlah negara telah merevisi jumlah pasien Covid dalam beberapa pekan terakhir.

CpzLab.com, New Delhi – Sebuah kelompok riset Amerika mengumumkan bahwa jumlah kematian akibat Covid-19 di India sepuluh kali lebih tinggi dari hampir 415.000 yang dilaporkan oleh pihak berwenang. Jumlah ini menjadikan India sebagai bencana kemanusiaan terparah sejak kemerdekaan.

Pusat Studi Pembangunan Global memperkirakan bahwa peningkatan kematian yang tiba-tiba disebabkan oleh variabel delta pada bulan April dan Mei. Studi yang menganalisis data dari awal pandemi hingga Juni tahun ini menunjukkan bahwa antara 3,4 juta hingga 4,7 juta orang telah meninggal karena virus Covid-19.

Para peneliti dikutip mengatakan bahwa “jumlah kematian sebenarnya mungkin beberapa juta, bukan beberapa ratus ribu, menjadikan situasi ini tragedi manusia terburuk di India sejak pemisahan diri dan kemerdekaan.” 24 Matins InggrisSelasa (20/7).

Jumlah kematian resmi Covid-19 India telah mencapai lebih dari 414.000. Angka ini menjadikan total angka kematian India tertinggi ketiga di dunia setelah Amerika Serikat 609.000 kematian dan Brasil 542.000. Para ahli menduga jumlah pasien telah meningkat selama berbulan-bulan, dan ini sangat membebani layanan kesehatan.

Beberapa negara bagian India telah merevisi jumlah pasien Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir dengan menambahkan ribuan kematian. Laporan Center for Global Development didasarkan pada perkiraan kematian berlebih, dan jumlah tambahan orang yang meninggal dibandingkan dengan angka sebelum krisis.

Penulis studi termasuk mantan kepala penasihat ekonomi India Arvind Subramanian yang menganalisis pendaftaran kematian di beberapa negara bagian dan studi ekonomi nasional. Mereka juga membandingkan survei penyebaran Covid-19 di India dengan tingkat kematian internasional.

Para peneliti, termasuk para ahli Harvard, memperkirakan bahwa tingkat kematian dengan keyakinan statistik menantang. “Namun, semua perkiraan menunjukkan bahwa jumlah kematian akibat pandemi kemungkinan lebih tinggi dari angka resmi,” kata mereka.

Bulan ini, pakar demografi India di French Research Institute for Development memperkirakan bahwa jumlah kematian akan mendekati 2,2 juta pada akhir Mei. Tingkat kematian India per juta hampir setengah dari rata-rata global.

Angka rendah ini kontras dengan parahnya krisis yang melkamu sebagian besar keluarga India di seluruh negeri, kata Gilmoto. Tim Gilmoto menyimpulkan bahwa hanya satu dari tujuh kematian akibat virus corona yang tercatat.

Sebuah model dari Institute for Health Metrics and Evaluation yang berbasis di AS memperkirakan bahwa jumlah korban Covid bisa lebih dari 1,25 juta. Kementerian Kesehatan India bulan lalu mengkritik The Economist karena menerbitkan sebuah cerita yang mengatakan kelebihan kematian lima hingga tujuh kali lebih tinggi dari angka resmi.

Mereka menggambarkannya sebagai spekulatif dan menyesatkan. Sebuah laporan oleh Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan Mei lalu bahwa jumlah orang yang meninggal di seluruh dunia adalah tiga kali lipat jumlah kematian di seluruh dunia selama epidemi karena virus Corona atau karena alasan selain yang ditunjukkan oleh statistik resmi.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *