Sri Mulyani tambah anggaran kartu sembako Rp 7,52 triliun

oleh -1 views



WhatsApp Image 2021 07 21 at 21.05.08

Mereka akan menerima total 14 bulan pembayaran Program Kartu Sembako untuk 18,8 juta keluarga atau 75,2 juta orang, dengan tambahan anggaran sebesar Rp 7,52 triliun.

Jakarta (Antara) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menaikkan anggaran untuk kartu sembako sebesar Rp 7,52 triliun untuk 18,8 juta keluarga, sehingga total anggaran untuk kartu sembako menjadi Rp 49,89 triliun.

Penambahan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah memperpanjang pemberian kartu sembako menjadi 14 bulan pembayaran, dari sebelumnya 12 bulan.

“Jadi mereka akan menerima total 14 bulan pembayaran program kartu sembako untuk 18,8 juta keluarga yaitu 75,2 juta jiwa, dengan tambahan anggaran Rp 7,52 triliun sehingga total menjadi Rp 49,89 triliun,” kata Sri Mulyani di konferensi pers. Konferensi pers virtual di Jakarta, Jakarta, Rabu.

Sebelumnya, pemerintah memberikan dana Rp 200.000 per bulan kepada setiap keluarga penerima kartu sembako selama 12 bulan. Dengan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Jawa dan Bali, setiap keluarga akan menerima tambahan Rp 400.000.

Baca Juga: Sri Mulyani Pastikan Kenaikan Anggaran COVID-19 Didanai Melalui SAL

Menurut dia, Kemensos juga akan meningkatkan target penerima kartu sembako, terutama bagi keluarga yang belum mendapatkan bantuan sembako, kartu non pangan dan bantuan sosial tunai (BST).

“Mereka akan mendapatkan kartu sembako yang sama, Rp 200.000 per keluarga per bulan selama enam bulan mulai Juli 2021. Ini akan menambah jumlah keluarga yang terlibat.penutup, penutup bantuan pemerintah,” tambah Sri Mulyani.

Saat ini, 5,9 juta keluarga penerima kartu sembako masuk dalam 10 juta keluarga peserta program Keluarga Harapan (PKH). Total BST sepuluh juta rumah tangga pada 2021 akan mencapai Rp 17,46 triliun.

Selain kartu sembako dan BST, pemerintah juga akan memberikan bantuan sosial berupa beras 10 kilogram dari Bulog. Penyaluran beras ini akan menyasar 28,8 juta rumah tangga atau 115,2 juta jiwa, dengan masing-masing rumah tangga diperkirakan beranggotakan empat orang.

“Sementara setiap keluarga akan mendapatkan tambahan beras 10 kilogram selain bantuan tunai baik BST, PKH dan kartu sembako,” kata Sri Mulyani.

Baca juga: Sri Mulyani Pertimbangkan Berikan Upah Subsidi untuk Pekerja yang Di PHK

Baca juga: Menkeu: BLT Desa Dibagikan ke 5,2 Juta Penerima Manfaat

Reporter: Sanya Dinda Susanti/Satyagraha
Editor: Satyagraha
Hak Cipta © Antara 2021


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *