Singapura “mengunci”! Dolar diblokir terhadap rupee

oleh -0 views



f3291473 ae54 4e1c 82f3 a5cd8718a954 169

Jakarta, CNBC Indonesia – Singapura, negara yang akan berdamai dengan virus corona dan memperlakukannya sebagai flu biasa, kini mengalami lonjakan kasus lain.

Alhasil, kemarin pemerintah Singapura memutuskan untuk kembali memperketat pembatasan sosial. Karena peningkatan yang signifikan dalam kasus dan kebijakan Covid-19”kunci penuhDengan demikian, dolar Singapura terus melemah terhadap rupee, mencapai level terendah dalam lima bulan terakhir.

Pada 09:27 WIST, dolar Singapura setara dengan 10.625,23 rupee India, dan dolar Singapura sedikit melemah 0,04% di pasar titik, laporan Data Refinitiv. Meskipun hari ini lemah, dolar Australia telah jatuh sejak Senin sebesar 0,5%, tidak naik dalam 4 hari perdagangan terakhir.



Peningkatan kasus Covid-19 sangat signifikan. Data Kementerian Kesehatan Singapura menunjukkan pekan lalu ada 480 kasus positif, meningkat dibandingkan pekan sebelumnya 19 kasus.

Dalam dua hari terakhir, kenaikannya semakin signifikan. Pada Senin tercatat 172 kasus baru, sedangkan kemarin tercatat 195 kasus, yang merupakan penambahan harian tertinggi sejak Agustus 2020.

“Ini sangat mengkhawatirkan, karena dapat mempengaruhi seluruh masyarakat kita,” tulis Kementerian Kesehatan dalam keterangannya kepada CNBC International, Selasa (20/7/2021).

“Kami terus melakukan pengujian ekstensif pada individu yang berisiko tinggi terpapar, dan kami memperkirakan jumlah kasus baru akan meningkat dalam beberapa hari mendatang,” tambahnya.

Untuk menekan penyebaran, pemerintah Singapura telah memperketat pembatasan sosial mulai Kamis, 22 Juli hingga 18 Agustus. Pembatasan tersebut antara lain, warga Singapura yang sebelumnya diperbolehkan mengumpulkan maksimal 5 orang kini hanya 2 orang.

Setelah itu, restoran dan tempat makan sejenis tidak lagi diperbolehkan menerima makanan di tempat (makan dihanya diperbolehkan jauh. Ada juga beberapa tekanan lain.

Singapura adalah salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat dalam hal vaksinasi, tetapi masih melihat peningkatan kasus Covid-19.

Berdasarkan data Our World in Data, sejauh ini 71% warga Singapura telah divaksinasi, 48% di antaranya telah divaksinasi lengkap. Pemerintah Singapura menargetkan hingga 75% warganya yang divaksinasi lengkap pada awal Oktober.

Tim Peneliti CNBC Indonesia

[Gambas:Video CNBC]

(pintu / pintu)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *