Sejumlah pemerintah daerah belum membayar insentif bagi tenaga kesehatan daerah, dan ini desakan International Development Initiative

oleh -0 views


CpzLab.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengapresiasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian atas perjuangannya memenuhi insentif bagi Tenaga Kesehatan Daerah (Inakesda). Ketua Badan Pelaksana Harian Mitigasi IDI, Mahesa Paranadipa, mengatakan pemerintah daerah yang belum memenuhi komitmen tersebut wajib segera memenuhinya.

Menurut dia, pemberian insentif tersebut merupakan apresiasi bagi semua pihak yang terlibat dalam respon dan apresiasi kepada garda terdepan dalam menangani Covid-19. Hal ini sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Dan dia mengatakan dalam keterangannya, Rabu (21/7), “Karena pemerintah daerah berada di bawah koordinasi Kementerian Dalam Negeri, maka harus memerintahkan pelaksanaan perintah undang-undang tersebut.”

Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah mengeluarkan peringatan kepada beberapa pemerintah provinsi (pembrov) yang belum membayar insentif bagi tenaga kesehatan di kabupatennya. Perlu dicatat bahwa hanya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsil), Sumatera Selatan (Sumsel) dan Pemerintah Provinsi Bali yang memberikan insentif kepada tenaga kesehatan.

Mahisa mempertanyakan sejumlah pemerintah daerah yang belum memenuhi hak tenaga kesehatan. Namun, dia mengaku belum memantau banyaknya pemerintah daerah yang belum membayar dan memberikan insentif kepada tenaga kesehatan.

Padahal, kewajiban pemerintah sudah diatur dalam peraturan. Pengenalan insentif tenaga kesehatan tahun 2020 dilaksanakan oleh pemerintah daerah atau sebelum Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 4239 Tahun 2021, aturan pembayaran oleh pemerintah pusat melalui rekening masing-masing tenaga kesehatan.

Editor: Estu Suryowatiyo

Reporter: Romis Pinkasry




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *