PPKM Perpanjang Darurat, APPBI Minta Keringanan dan Subsidi

oleh -1 views


CpzLab.com Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM) hingga 25 Juli mendatang. Hal ini juga dinilai berat bagi beberapa pihak, salah satunya untuk sektor pusat perbelanjaan.

“Karena dengan perpanjangan PPKM darurat pasti akan mempersulit kondisi kerja di mal, seperti yang diakui pemerintah,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Alfonzos Wijaga. Rabu (21/7).

Untuk itu, diharapkan ada pelonggaran dan dukungan bagi sektor tersebut. Hal ini sangat mendesak karena mall merupakan salah satu tempat bergeraknya perekonomian, namun sekarang sudah terhenti.

Pihaknya meminta pemerintah segera membebaskan biaya yang masih dipungut pemerintah. Meski pemerintah hanya mewajibkan mal beroperasi secara sangat terbatas, relaksasi tetap diperlukan.

“Penghapusan sementara persyaratan penggunaan listrik dan gas minimum. Penghapusan sementara Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Reklame dan pajak/kompensasi lainnya yang bersifat tetap. – Memberikan subsidi upah pekerja sebesar 50 persen.”

Baca juga: Ini Sanksi Pidana Bagi Pelanggar PPKM Dalam Keadaan Darurat

Diharapkan juga pada masa perpanjangan PPKM darurat, pemerintah dapat memastikan penerapan pembatasan secara tegas dan memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat, disiplin dan konsisten.

Disimpulkan, “Sangat mengkhawatirkan keadaan darurat PPKM akan berlangsung lama karena penyebaran wabah Covid-19 saat ini telah terjadi pada tingkat yang sangat mikro, yaitu di lingkungan dan komunitas terkecil dalam kehidupan masyarakat.”




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *