Pengusaha bantah kasus pemaksaan pekerja meski dinyatakan positif Covid

oleh -0 views



71596 target pertumbuhan industri tekstil

Suara.com – Presiden Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jimmy Kartiwa Sastrataja membantah tudingan pekerja dipaksa bekerja, meski mereka sakit.

Menurut dia, tidak ada perusahaan yang masih memaksa pekerja untuk bekerja dalam kondisi yang memuaskan. Sebaliknya, perusahaan akan merasa kewalahan dengan adanya pekerja yang sakit.

“Kalau penyakitnya dipaksa bekerja, kita mungkin tidak menemukannya. Kalau ada perusahaan, tolong laporkan ke Apindo dan API agar kita bisa ditegur juga. Saya kira tidak mungkin memaksa pasien masuk. konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021),” kata Jimmy dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Jimmy mengatakan perusahaan juga akan mengalami kerugian yang signifikan jika lebih banyak pekerja yang dinyatakan positif COVID-19. Hal ini dikarenakan proses produksi yang tidak sempurna sehingga mengurangi pendapatan.

Baca juga:
Perpanjangan PPKM darurat dan kerja: negara butuh gaji rakyat

Ia mengatakan, perusahaan operasional selalu menjaga protokol sanitasi yang ketat agar produksi tetap berjalan optimal.

“Jadi menurut saya kasusnya tidak benar, dan masuk akal bahwa akal sehat tidak terjadi. Mungkin masalah APD atau hand sanitizer sudah menjadi stkamur untuk tindakan sanitasi. Anggota API kami meminta tindakan sanitasi untuk diterapkan. Kami Selalu ingatkan anggota untuk bekerja sama agar jumlah Covid bisa ditekan.”

Dalam hal ini, tambah Jamie, pengusaha tekstil berupaya memvaksinasi karyawannya dengan membuka pusat vaksinasi di pabrik-pabrik.

“Pusat vaksinasi kami buka di Bandung di PVJ, bekerja sama dengan Hippindo, kami buka selama dua bulan. Kami juga bekerja di Solo, di Yogya, dan kami juga akan buka agar tingkat vaksinasi dapat segera ditingkatkan, kasus positif berkurang,” tambah Jamie.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua KSPI Saeed Iqbal mengungkapkan banyak pekerja yang terpaksa bekerja, meski terpapar COVID-19.

Baca juga:
Kami mendapat sumbangan dari Dian Sastrowardoyo, ini yang dikatakan penggagas dapur umum kepada para pekerja yang membawa jojia

Pekerja dipaksa bekerja dengan syarat saturasi oksigen dan CT membaik dan mereka tidak mengalami gejala.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *