Pemerintah menganggarkan program subsidi upah 8,8 triliun rupiah

oleh -0 views
Menkue Sri Mulyani Indrawati Dery Ridwansah 3 1


CpzLab.com Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengalokasikan bantuan anggaran untuk program tunjangan upah bagi pekerja yang pekerjaannya terdampak virus Covid-19. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 8,8 triliun.

Sri Mulyani menjelaskan, Program Bantuan Penunjang Upah tersebut diambil dari Anggaran Tambahan Program Prakerja dan Bantuan Penunjang Upah sebesar Rp 10 triliun.

“Program ini ditujukan untuk 8,8 juta pekerja yang bekerja di sektor non-kritis di wilayah Level IV,” katanya dalam konferensi pers virtual, Rabu (21/7).

Selanjutnya, setiap pekerja yang menerima bantuan ini akan mendapatkan Rs 500.000 selama dua bulan. Namun, bantuan akan diberikan di tempat, yang berarti penerima akan menerima 1 juta rupee.

Jadi, kata Sri Mulyani, dari anggaran Rp 10 triliun, sisanya Rp 1,2 triliun. Uang ini nantinya akan dimasukkan dalam anggaran kartu prakerja. Program kartu pra kerja akan meningkat dari Rp 20 triliun menjadi Rp 21,2 triliun. Sehingga jumlah mereka yang mendapatkan kartu prakerja bisa bertambah.”

Ia menegaskan, para buruh yang akan mendapat dukungan ini harus tetap aktif. Artinya perusahaan tidak terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Karena data yang digunakan berasal dari BPJS Rekrutmen.

“Para pekerja ini menghadapi kondisi stres karena mereka tidak kritis, sementara mereka berada di level 4 PPKM. Jadi ada kemungkinan jam kerja mereka dikurangi atau bahkan diberhentikan tetapi tidak diberhentikan.”

Redaktur: Radio Bintang

Reporter: Romis Pinkasry





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *