Pandemi COVID-19 membuat angka kemiskinan di Indonesia naik turun

oleh -0 views



75059 ilustrasi pekerja kasar ilustrasi ketimpangan sosial ilustrasi kemiskinan

Suara.com – Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak negatif bagi perekonomian Indonesia, salah satunya kemiskinan. Saat ini, angka kemiskinan terus meningkat.

Sebelum pandemi, pemerintah berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 10% atau sekitar 9% di tahun 2019, namun setelah pandemi, angka kemiskinan naik menjadi lebih dari 10% di tahun 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan jika tidak ada program perlindungan sosial yang dicanangkan pemerintah, angka kemiskinan di Tanah Air bisa meningkat tajam.

Data BPS menunjukkan bahwa pada 2019 angka kemiskinan berada di lokasi 9,22 persen, namun naik menjadi 10,19 persen pada awal 2020 saat krisis Corona dimulai dan kini pada 2021 akan mulai membaik kembali dengan sedikit penurunan menjadi 10,14 persen.

Baca juga:
Wakil Gubernur DKI Sebut Kemiskinan di Jakarta Meningkat Akibat Pandemi Covid-19

Sri Mulyani mengklaim bahwa program pemulihan dan kegiatan ekonomi telah memberikan kontribusi signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan.

“Ini yang akan terus kita lakukan agar kita bisa pulih, tidak hanya perekonomian, tetapi yang terpenting kesejahteraan rakyat kita”/2021), kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual tentang APBN Juli 2021. , Rabu (21/7).

Mantan Dirjen Bank Dunia itu menegaskan, paket perlindungan sosial pemerintah cukup efektif menahan gempuran pandemi di kalangan 20 persen terbawah.

Padahal, kata dia, jika tidak ada program, angka kemiskinan negara itu bisa mencapai 11,2 persen menurut Bank Dunia.

“Namun karena program perlindungan sosial tahun lalu sebesar Rp 220 triliun dan tahun ini kami upayakan untuk ditingkatkan lagi, maka peningkatan kemiskinan dapat dicegah agar tidak mencapai tingkat yang memburuk 11,2, tetapi 10,19 persen. Padahal, dengan pemulihan ekonomi, itu mulai Kemiskinan ini menurun lagi.

Baca juga:
Seorang ibu yang terjebak dalam kemiskinan tidak bisa menjual anaknya seharga Rp 9 juta




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *