Menkes mengatakan Jawa Timur telah menerima tambahan 506.500 dosis vaksin AstraZeneca

oleh -0 views
PhotoGrid 1625405375936



PhotoGrid 1625405375936

Rencananya malam ini atau dini hari dikirim ke Jati, Jawa Timur.

Jakarta (Antara) – Sebanyak 506.500 dosis vaksin AstraZeneca akan dikirimkan ke Provinsi Jawa Timur pada Rabu malam, kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadkin.

Hal itu disampaikan Budi Gunadi saat media meeting Wakil Presiden Ma’ruf Amin kepada Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Timur melalui video conference, Rabu.

“Rencananya malam ini pengiriman AstraZeneca 506.500 (dosis) ke Jatim, dan rencananya malam ini atau dini hari dikirim ke Provinsi Jatim,” kata Budi Gunadi usai pengarahan dari Jakarta, Rabu. .

Baca juga: Pemprov Jatim Percepat Vaksinasi COVID-19

Sebelumnya, Jawa Timur menerima 435.000 dosis vaksin Sinovac pada 19 Juli 2021. Dengan demikian, lanjut Bode, Provinsi Jawa Timur menerima hampir satu juta dosis vaksin untuk didistribusikan ke provinsi dan kota.

“Oleh karena itu, kami berharap dapat mendistribusikan sekitar satu juta dosis minggu ini ke seluruh kabupaten di Jawa Timur,” tambahnya.

Terkait vaksinasi di daerah, Wakil Presiden Marouf dalam pengarahannya meminta Gubernur Jawa Timur, Khuvifa Indar Parwansa, untuk mempercepat pengiriman vaksin COVID-19 ke masyarakat.

Baca Juga: Najawi tambah 558 kasus baru COVID-19 dalam dua hari terakhir

“Saya ingin mendengar tentang pelaksanaan vaksinasi, dari target vaksinasi 31,8 (juta) orang selama ini baru mencapai 8,36 persen. Kendala apa yang masih dihadapi Jawa Timur?” kata Wakil Presiden.

Wapres juga mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah untuk saling berkomunikasi dan berkoordinasi terkait penanganan pandemi COVID-19.

“Saya ingin mendorong dan memfasilitasi agar koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat dilakukan kembali dengan baik,” kata Wapres.

Baca juga: Dinkes Jatim Sebut Varian Baru Sudah Menyebar ke Tiga Daerah

Sementara itu, Khafifah melaporkan perlu sosialisasi yang lebih luas kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada masyarakat.

“Memang dengan izin Wapres perlu ada sosialisasi ulang seperti yang diarahkan Presiden untuk tidak menunggu dosis kedua (tetapi) meminumnya, dan habis (dosis stok saat ini),” kata Khafifa.

Baca juga: Menkes Segera Perintahkan Sisa 19 Juta Dosis Vaksin

Reporter: Francesca Neenditia
Editor: Agus Selim
Hak Cipta © Antara 2021



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *