Lebih banyak orang Indonesia beralih ke narkoba karena stres pandemi: BNN

oleh -1 views
crystal meth


Peralihan orang Indonesia ke narkoba selama pandemi telah menjadi topik perdebatan setelah kebangkrutan pasangan terkenal baru-baru ini, dengan data resmi menunjukkan peningkatan penggunaan karena stres dan depresi.

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengatakan data menunjukkan peningkatan penggunaan narkoba selama pandemi, dengan badan menangani 45.227 kasus pada 2020 dibandingkan dengan 40.756 kasus pada 2019, sebelum epidemi mencapai pantai Indonesia.

“Sudah ada peningkatan, dan ini kondisi yang dijaga oleh para pengedar narkoba,” kata Direktur Keterlibatan Masyarakat BNN Richard Marolop Nainggolan. Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan kemarin.

Richard menambahkan, banyak kasus yang ditangani pada 2020 melibatkan orang yang mengalami stres atau depresi akibat konflik akibat pandemi.

Pernyataan itu datang pada saat publik masih merenungkan detail yang pertama Seri (Sinetron Indonesia) bintang Nia Ramadhan dan suaminya Ardi Bakri dalam kecelakaan narkoba bulan ini. Pasangan itu dikirim dengan sopir mereka ke rehabilitasi setelah pihak berwenang menemukan shabu dalam kepemilikan mereka dan dalam sistem mereka.

Pasangan yang termasuk dalam salah satu keluarga terkaya di Indonesia ini diolok-olok secara online setelah Nia mengaku telah kambuh dengan suaminya dalam lima bulan terakhir, karena stres kerja di tengah pandemi COVID-19.

Jika Anda mengalami masalah kesehatan mental, yang disebabkan oleh pandemi atau lainnya, jangan beralih ke pengobatan. Cari bantuan dan hubungi hotline kesehatan mental di 119 (ext. 9)

Berlangganan Podcast Kelapa untuk berita dan budaya pop terpanas dari Asia Tenggara dan Hong Kong setiap hari Jumat!



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *