Laporan Covid-19: Pengaduan ke banyak kantor karena melanggar lelucon saat darurat PPKM

oleh -1 views
1626950213 statik.tempo .co


TEMPO.CO, Jakarta – Platform pelaporan Covid-19 telah menerima ratusan pengaduan warga tentang pelanggaran protokol kesehatan saat menerapkan pembatasan aktivitas masyarakat atau PPKM untuk keadaan darurat. Relawan LaporCovid-19, Yemiko Happy, mengatakan setidaknya ada 302 pengaduan masyarakat tentang pelanggaran protokol kesehatan yang diajukan sejak 3-20 Juli.

Dari ratusan laporan tersebut, 34 persen merupakan laporan pelanggaran protokol kesehatan di lingkungan bisnis dan perkantoran. “Perkantoran dan mal paling banyak menerima laporan pelanggaran protokol kesehatan,” kata Ymeko dalam konferensi pers online, Jumat, 22 Juli 2021.

Selain pengaduan pelanggaran protokol kesehatan, Laporkan Covid-19 Pihaknya juga menerima 161 pengaduan masyarakat terkait penanganan wabah selama pelaksanaan rencana tanggap darurat PPKM. Sebagian besar pengaduan (40 pengaduan) terkait dengan permintaan pencarian rumah sakit atau tempat isolasi pasien COVID-19.

Selanjutnya, terdapat 26 pengaduan terkait pelayanan Puskesmas. Ymeko mengatakan, “Misalnya dalam pelayanan Puskesmas, ada ulama tetapi tidak mendapat kesempatan atau Puskesmas tidak diperhatikan.

Kemudian pengaduan tentang sulitnya konseling online (25 pengaduan); kebutuhan oksigen (17 keluhan); pelayanan pemerintah (17 pengaduan); isolasi diri (14 pengaduan); pelayanan rumah sakit (9 pengaduan); imunisasi (6 keluhan); kebutuhan dasar (4 keluhan); Dana Insentif (pengaduan 2); Dan pasien Covid-19 meninggal (1 keluhan).

“Berdasarkan data yang dirangkum Lapor Covid19 selama pelaksanaan PPKM darurat, sebagian besar pengaduan masyarakat berasal dari provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten,” kata Ymeko.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *