Krisis chip global, produk laptop Indonesia terdampak parah!

oleh -1 views
microsoft 169



microsoft 169

Jakarta, CNBC Indonesia – Pandemi berdampak pada kelangkaan chip untuk produk elektronik, salah satunya produk elektronik seperti komputer laptop. Selama ini Indonesia banyak mengandalkan bahan impor, termasuk keripik.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita telah meminta beberapa perusahaan penghasil produk ICT untuk melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan di dalam negeri. Ada permintaan yang tinggi untuk kegiatan penelitian dan pengembangan ini, terutama untuk produk wafer.

“sampai mereka mendapatkan pengurangan pajak 300% dan tentu saja seperti yang kami tahu, kami bertujuan untuk memproduksi Chipset Saat ini terjadi kelangkaan di seluruh dunia dan ini berdampak pada produsen laptop dalam negeri yang masih mengandalkan komponen impor,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (22/7).

Sehingga mengganggu pemenuhan industri laptop lokal. Oleh karena itu, pemerintah akan memfasilitasi investasi pada komponen terkait TIK lokal. Selain itu, akan ada start-up engineering center untuk komputer notebook.

“Ini untuk ekosistem manufaktur mulai dari kekayaan intelektual (IP), komponen utama, komponen pendukung”.

“Jika agregasi dapat merutekan satu juta hingga dua juta laptop di negara ini, itu akan mendorong ODMProdusen desain asli OriginalLaptop semakin tertarik untuk meningkatkan ekosistem laptop asal Indonesia. Saat ini ada 400.000 laptop yang bisa dirakit secara lokal.”

Agus menjelaskan, pihaknya akan memperluas pasar laptop dalam negeri yang akan ditampung, baik dari kebutuhan pendidikan hingga manajemen perusahaan. Pusat rekayasa ini juga akan menjadi wahana pengembangan produk semikonduktor dalam negeri.

“Ini adalah produk strategis masa depan, terutama di Industri 4.0,” katanya.

Untuk meningkatkan produksi dalam negeri, Kementerian Perindustrian juga akan menerbitkan peraturan menteri tentang penghitungan TKDN produk laptop. Saat ini masih dalam tahap final drafting.

Hingga saat ini, lebih dari 40% produk TIK dalam negeri dengan TKDN meliputi laptop, router, komputer desktop, dan komputer tablet.

[Gambas:Video CNBC]

(halo/hoi)




Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *