Kepala Puskesmas Haji Bodhi Silvana Apresiasi Kerajaan Arab Saudi

oleh -1 views
tempat tidur lipat hadirkan kenyamanan bagi jamaah haji 210722142654 496


Kasus Covid-19 di kalangan jemaah haji diperkirakan nihil oleh Kepala Dinas Kesehatan Haji Bodhi Silvana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – KEPALA PUSKESMAS Ziarah Bodhi Silvana mengaku senang karena tidak ada jemaah yang terjangkit Covid-19 setelah haji. Jamaah haji masih berada di Mina sekarang, setelah mereka berdiri di Arafah dan bermalam di Muzdalifah

“Alhamdulillah informasinya sampai hari ini belum ada jamaah yang terpapar Covid-19,” kata Bode saat dihubungi. Republik, kemarin.

Bodhi menghargai kerja keras kerajaan Kerajaan Arab Saudi Mampu mengendalikan risiko penyebaran virus COVID-19 dengan memberlakukan protokol kesehatan yang sangat ketat saat menjalankan ibadah umroh. Keberhasilan ini tentunya didukung oleh perilaku jemaah yang mau mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Ia mengatakan, “Terima kasih kepada pemerintah Kerajaan Arab Saudi atas kemampuannya mengendalikan penyebaran COVID-19. Dapat dilihat bahwa selama musim haji tahun ini, jemaah haji melakukan tindakan yang tegas dan disiplin.”

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tahun ini bisa menjadi model bagi pelaksanaan ibadah umroh tahun depan, apalagi saat wabah masih berlangsung. Untuk itu, kerjasama antara penyelenggara dan jamaah yang taat pada candaan harus terus dilakukan.

“Hal-hal ini harus menjadi pelajaran dan pelajaran bagi kita bersama, petugas dan jemaah haji di Indonesia, sebagai persiapan pawai haji berikutnya ketika dibuka,” katanya.

Bode mengatakan pembatasan jumlah jemaah tetap berlaku selama pandemi saat ini. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran penularan Covid kepada jemaah haji selama masa haji.

“Hal ini dilakukan agar protokol kesehatan terlaksana dengan baik dan terpantau oleh jumlah jemaah yang terkendali,” ujarnya.

Jika Arab Saudi akan melakukan haji tahun depan secara normal, langkah selanjutnya masih diperlukan, kata Bode. Pertama, vaksinasi, karena vaksinasi lengkap merupakan syarat wajib bagi jemaah haji.

“Oleh karena itu, jemaah haji Indonesia harus mendapat vaksinasi lengkap sebelum berangkat,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh calon jemaah haji untuk segera melengkapi vaksinasinya, karena hal ini sudah diwajibkan oleh pemerintah Saudi untuk bebas COVID-19, dengan tes PCR.

Kedua, tata cara pelaksanaannya sangat cermat, karena jemaah haji selalu diwajibkan memakai masker, dan jika ketahuan melepas masker di tempat umum, mereka akan didenda. Terlihat pada musim haji tahun ini, para jemaahnya disiplin dalam mentaati aturan yang diberlakukan oleh Arab Saudi.





Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *