Kemenkeu serukan penguatan perlindungan sosial dan dukung UMKM

oleh -0 views



82605 ilustrasi umkm

Suara.com – Perkembangan pandemi belakangan ini menjadi tantangan bagi pemulihan ekonomi nasional yang sudah kuat. Rata-rata kasus Covid-19 global masih meningkat, sebagian besar (90 persen) karena kemudahan penularan varian delta, yang telah dilaporkan di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, rata-rata kasus harian 7 hari pada 18 Juli adalah 50.039. Menyikapi eskalasi kasus, pemerintah telah menerapkan berbagai langkah luar biasa seperti PPKM darurat sejak 3 Juli 2021.

“APBN akan terus digunakan untuk menjaga ketahanan masyarakat di tengah pandemi dan kedaruratan PPKM, dengan mempercepat pemerataan dan perluasan intervensi kesehatan, perlindungan sosial (Perlinsos), dan penciptaan lapangan kerja,” kata ketua FPA tersebut. Kementerian Keuangan Februaryrio Cacaribou dalam keterangan pers, Selasa (20/7/2021).

Pemerintah akan meningkatkan anggaran PEN tahun 2021 terutama untuk program sosial dan kesehatan sebesar Rp 55,21 triliun mulai 16 Juli. Pemerintah antara lain memperluas program Perlinsos berupa potongan harga listrik, bantuan minimal rekening berlangganan, dan subsidi kuota internet. Diskon listrik untuk pelanggan rumah 450VA dan 900VA yang semula hanya diberikan hingga September, akan diperpanjang hingga Desember 2021.

Baca juga:
Ibu hamil dan anak kecil akan mendapatkan bantuan sosial sebesar Rp3 juta dari pemerintah

Serupa dengan diskon listrik, bantuan biaya berlangganan minimum untuk bisnis akan diperpanjang hingga 1,14 juta pelanggan hingga Desember. Dukungan kuota internet yang awalnya hanya diperkenalkan pada Mei akan diperpanjang hingga Desember 2021.

Selain itu, pemerintah juga memperluas program Perlinsos, dengan bantuan tambahan dari pemerintah. Untuk jangka waktu dua bulan yaitu Juli-Agustus 2021, pemerintah akan memberikan Program Kartu Sembako kepada 18,8 juta keluarga penerima, sehingga penerima manfaat akan mendapatkan manfaat kartu sembako setara manfaat 14 bulan.

Ada juga tambahan berupa bantuan beras bolog kepada 28,8 juta KK, KPM atau 10 kg/KK. Memperluas bantuan tunai ke kabupaten untuk menjangkau 5,9 juta KPM non penerima kartu sembako terdaftar dan bantuan tunai, dan akan diberikan selama 6 bulan Cakupan kartu pra kerja akan diperluas dengan menambah 2,8 juta pelanggan baru.

Untuk UMKM, pemerintah telah menambah dukungan bantuan produksi kepada usaha kecil menjadi 3 juta peserta baru, yang diharapkan dapat disalurkan pada Juli-September 2021.

Terkait APBD kabupaten, pemerintah akan mempercepat penyaluran bantuan langsung tunai desa/BLT sebesar 8 juta manfaat KPM pada Juli 2021. Selain anggaran dari pemerintah pusat, dari APBD ada Rp12,11 triliun untuk Perlinsos. anggaran dan pemberdayaan ekonomi sebesar 13, Rp35 triliun.

Baca juga:
Pemerintah naikkan anggaran penanganan Covid-19 dan PEN menjadi Rp 744,7 triliun

Penerima prioritas Bantuan Perlinsos dan Pemberdayaan Ekonomi akan diarahkan kepada masyarakat dan sektor informal yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, khususnya untuk membantu kios-kios kecil di daerah tersebut.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *