Kartunis kontroversial yang menggambar Nabi Muhammad meninggal pada usia 86

oleh -0 views


Kartunis Denmark Kurt Westergaard, yang menggambar Nabi Muhammad, meninggal pada usia 86 tahun

Kartunis Denmark Kurt Westergaard selama hidupnya. Foto oleh Henning Bäger/AFP via Getty Images

Kartunis Denmark, yang karyanya membuat marah umat Islam di berbagai negara, meninggal pada usia 86 pada 20 Juli 2021. Kurt Westergaard, nama kartunis, adalah tokoh yang beberapa kali mengarahkan Nabi Muhammad untuk mengejeknya, yang secara tegas dilarang dalam Islam.

Nama Westergaard pertama kali muncul pada September 2005, ketika ia menggambar 12 kartun Nabi Muhammad dan mengaitkannya dengan terorisme dan poligami. Serial kartun ini diterbitkan di surat kabar konservatif Jyllands-Posten di Denmark. Salah satu kartun yang paling kontroversial adalah ketika seorang pria berjanggut, dengan inisial Muhammad, memasang bom di bawah sorbannya.

Pada tahun 2005, kartun tersebut langsung memicu protes massal di banyak negara mayoritas Muslim. Puluhan kedutaan besar Denmark dibakar massa. Sementara itu, di ibu kota Kopenhagen saat itu, ribuan orang menggelar aksi unjuk rasa mengecam Jyllands-Posten Siapa yang dianggap terlibat dalam memanfaatkan dalih kebebasan berekspresi untuk menyebarkan ujaran kebencian.

Hanya menggambar gambar Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, dilarang dalam ajaran Islam, apalagi mengejeknya. Tindakan Westergaard memaksanya untuk hidup dengan perlindungan polisi di sekitar rumahnya dari tahun 2005 hingga kematiannya. Akibat kecelakaan itu, ia harus berpindah tempat tinggal beberapa kali.

Westergaard hampir mati, sebagai seorang pria pada tahun 2009 Dia berhasil masuk ke rumahnya Di kota Aarhus membawa kapak. Kartunis menutup pintu kamar mandi sampai polisi menangkap pelakunya. kapan Wawancara oleh media Setahun setelah serangan itu, dia mengakui bahwa keamanan rumahnya “seperti benteng”. Tiga orang ditangkap karena merencanakan percobaan pembunuhan Westergaard, yang dilakukan di Norwegia, berbatasan dengan Denmark.

Animasi Westergaard membuat comeback pada tahun 2012, ketika surat kabar satir tabloid muncul Charlie Hebdo Di Prancis ia sengaja memuat ulang karikatur Nabi Muhammad. Keputusan redaksi itu kembali menggunakan dalih kebebasan berekspresi yang dijamin oleh hukum Prancis, mengingat semua simbol agama bisa diolok-olok tanpa kecuali.

Namun, pada Januari 2015, organisasi teroris Al-Qaeda mengirim dua tim militan untuk menyerang kantor redaksi editorial Charlie Hebdo Di ibu kota, Paris. 12 karyawan surat kabar populer tewas dan 11 terluka.

Meskipun kartunnya memicu protes dan serangan teroris di Denmark dan Prancis, Westergaard mengakui bahwa dia tidak menyesal menggambar seorang panutan Muslim. “Mungkin saya akan terus menggambar kartun seperti ini cepat atau lambat. Berkat kartun saya, semakin banyak seniman yang membahas tema-tema Islam secara lebih terbuka. Saat melakukan wawancara kantor berita Reuters pada tahun 2008.

“Kalau bukan karena karikatur yang memprovokasi dunia Islam, pasti ada seniman lain yang melakukan karya serupa; entah itu dalam bentuk novel, drama, atau film. Kita berbicara tentang agama yang memprovokasi benturan peradaban dan lebih cepat. atau nanti kontroversi tentang agama ini akan muncul.”

Selama lima tahun terakhir, sebelum akhirnya meninggal secara alami, Westergaard tinggal di sebuah rumah yang lokasinya dirahasiakan oleh polisi Denmark. Menurut pernyataan resmi keluarga, sebelum kematiannya, kartunis itu menderita beberapa komplikasi karena usianya yang sudah lanjut.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *