Jokowi Perpanjang PPKM Darurat 5 Hari, Pengusaha Akui Terkejut!

oleh -0 views



presiden ri pada ratas evaluasi ppkm darurat istana merdeka 16 juli 2021 dok biro pers sekretariat presiden 169

Jakarta, CNBC Indonesia – Pengusaha menanggapi keputusan Presiden Jokowi untuk memperpanjang PPKM darurat hingga 25 Juli 2021.

Ada pelaku bisnis yang sedikit nyaman dengan keputusan perpanjangan PPKM darurat hanya untuk 5 hari ke depan. Hal ini dikarenakan ekspektasi yang berkembang bahwa perpanjangan darurat PPKM dapat berjalan hingga akhir Juli atau awal Agustus 2021.

“Kami yakin PPKM darurat akan diperpanjang. Tapi itu sedikit Mengherankan Juga, saya tidak berharap itu sampai 25 Juli. Sebelumnya surat itu dikembangkan hingga akhir Juli atau awal Agustus,” kata Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta, Sarman Semanjurang kepada wartawan. CNBC Indonesia, Selasa (20/7).



Namun, Sarman memiliki beberapa catatan. Pertama, ia mengharapkan partisipasi penuh masyarakat untuk memerangi gelombang kedua wabah di Indonesia. Melihat tren penambahan kasus saat ini, juga mulai menurun menjadi 34.000 orang dari sebelumnya 50.000 kasus dalam satu hari.

Menurut Sarman, perpanjangan 5 hari untuk kontinjensi PPKM akan menyulitkan usaha kecil. Mintalah paket bantuan dari Presiden untuk pemilik usaha kecil dan masyarakat agar bisa segera disalurkan.

“Karena kita tahu bahwa usaha mikro, kecil dan menengah sangat lemah, dan pendapatan harian mereka juga,” jelasnya.

“Kita tahu UMKM kita sudah kehabisan modal, seperti pedagang makanan, toko handphone, dan bengkel. Kami mengapresiasi pengumuman adanya bantuan untuk mereka sehingga kita tahu pemerintah melihat apa yang terjadi di tingkat akar rumput, ” jelasnya.

Sementara untuk pengusaha menengah dan besar, Sarman meminta pemerintah terus mengevaluasi stimulus dan insentif terkait kredit pajak. Namun ada harapan relaksasi berupa kebijakan di bidang keuangan bagi pengusaha.

Apalagi jika ada relaksasi bisa berdampak pada UMKM seperti pengembalian cicilan pokok, perpanjangan jangka waktu pembayaran cicilan mobil sepeda motor, dan pengusaha tidak meminta pembatalan melainkan hanya masa tenggang, jelasnya.

Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers perpanjangan masa darurat PPKM hingga 25 Juli yang disiarkan di akun Presidential Trust di YouTube menjelaskan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp 55 triliun untuk membantu masyarakat terdampak.

Bentuk bantuannya adalah bantuan langsung tunai, bantuan sembako, bantuan kuota internet, dan bantuan listrik. Pemerintah juga memberikan insentif bagi usaha kecil informal sebesar Rp 1,2 juta untuk sekitar satu juta usaha kecil.

Presiden menjelaskan, pemerintah akan membuka PPKM darurat pada 26 Juli, jika tren kasus terus menurun.

[Gambas:Video CNBC]

(halo/hoi)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *