Jokowi: Bersyukur setelah PPKM darurat, kasus Covid-19 berkurang انخفضت

oleh -1 views


TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo O Jokowi Ia mengklaim, Kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM) Jawa Bali berhasil menurunkan tingkat penularan Covid-19, tingkat hunian rumah tangga atau tingkat hunian tempat tidur Rumah Sakit Bor.

“Alhamdulillah, kami bersyukur setelah menerapkannya PPKM untuk keadaan daruratTerlihat dari data, jumlah kasus dan jumlah tempat tidur rumah sakit menurun,” kata Jokowi dalam konferensi pers online, Selasa, 20 Juli 2021.

Jokowi mengatakan pemerintah akan terus memantau dinamika di lapangan, dan mendengarkan suara masyarakat terdampak PPKM. “Jika tren kasus terus menurun, maka pada 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Tempo, seluruh target penanganan Covid-19 dalam kurun waktu 18 hari sejak pelaksanaan PPKM darurat masih belum terpenuhi. Setidaknya ada enam indikator target yang belum terpenuhi: testing, tracing, penurunan mobilitas, vaksinasi, angka positif, dan target penurunan angka penularan. Dalam pengujian, misalnya, pemerintah menargetkan 324.000 per hari di Jawa dan Bali. Padahal, pemerintah hanya bisa mencapai 127 ribu per hari, yang merupakan total nasional.

Target vaksinasi 1 juta per hari, nyatanya hanya 546 ribu per hari yang bisa tercapai. Target menurunkan angka penularan menjadi 10.000 kasus per hari juga masih jauh. Kemarin, jumlah kasus harian adalah 34.257. Begitu juga dengan tracing, targetnya 15 orang untuk setiap satu kasus positif atau 300.000 kontak tetapi pengenalan masih 250.000 kontak. Target positifnya 10 persen, investigasi masih 25 persen. Target pengurangan mobilitas 30 persen, tapi yang sudah tercapai masih 20 persen.

Menteri Kesehatan tubuh jonady Sadkin mengakui bahwa kendala kontingensi tidak ideal untuk mencapai tujuan. Meski demikian, disebutkan bukan berarti PPKM darurat tidak membuahkan hasil. “Tidak ada hasil, ada. Bisa ditingkatkan, sangat mungkin,” kata Bode mengutip versi Al-Qur’an Tempo yang dirilis pada Selasa, 20 Juli 2021.

dewi norita

Baca juga: Jokowi Cabut PPKM Darurat 26 Juli Jika Tren Kasus Covid-19 Menurun




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *