Bareskrim minta korban krematorium Covid-19 lapor

oleh -0 views
1626918026 statik.tempo .co


TEMPO.CODan Jakartapariskrim Polisi Nasional sedang menyelidiki informasi tentang kartel kremasi Covid-19, ungkap pengacara Hottmann Paris Hotapia. Bareskrim meminta partisipasi masyarakat untuk melapor.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyebutkan informasi dari Hotman Paris tersebut menjadi atensi kepolisian untuk ditindaklanjuti. "Sedang kami selidiki ya," kata Agus di Jakarta, Rabu, 21 Juli 2021.

Menurut Agus, dalam upaya penyelidikan ini, dibutuhkan partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi kepada petugas kepolisian terkait adanya kartel kremasi tersebut. "Kalau ada korbanya ikut membantu (melaporkan) monggo silahkan," ujar Agus.

Agus pun mengajak masyarakat untuk bergandeng tangan memberantas praktik mencari keuntungan di tengah situasi sulit saat ini.

Publik sebelumnya dihebohkan dengan informasi yang disampaikan pengacara terkenal Hottman Paris Hotapia yang buka suara soal dugaan praktik komplotan kremasi. jenazah covid-19Selasa (20/7).

Hotman menulis dalam postingan di akun Instagramnya @hotmanparisofficial menuliskan keterangan video, “Biaya Kremasi 80M?? Apakah hanya 7M Karawang? DKI?”.

“Halo, pemakaman dan krematorium. Mengapa Anda tega, mengapa Anda tega membebankan biaya selangit kepada para korban epidemi?” kata Hotman dalam video Instagram.

Kemudian Hotman menghubungkan unduhan ke Kepala Polisi Jenderal Paul Listio Siget Prabowo untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap praktik ini sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

“Kepada Kapolri, tolong segera mobilisasi bawahannya untuk bertindak berdasarkan UU Perlindungan Konsumen. kremasi Terlalu besar,” kata Hotman.





Source link