Bank Mandiri mencatat penggunaan layanan QRIS melalui 1,4 juta transaksi

oleh -0 views



bank mandiri2

Jakarta (Antara) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengindikasikan penggunaan layanan Indonesian Quick Response Stkamurd (QRIS) oleh nasabah hingga Mei 2021 melebihi 1,4 juta transaksi dengan nilai volume di atas 100 miliar rupiah, meningkat lebih dari 170 miliar rupiah. persen dari periode sebelumnya. . Sama seperti tahun lalu.

Peningkatan transaksi melalui sistem QRIS ini empat kali lipat dibandingkan kuartal I tahun 2021. Saat ini, lebih dari 700.000 merchant telah bergabung dengan Mandiri QRIS.

“Bank Mandiri terus berkomitmen untuk menyediakan aktivitas perbankan yang lebih mudah dan nyaman untuk mendukung berbagai upaya pemulihan perekonomian nasional. Fitur pembayaran cashless melalui QRIS di aplikasi Livin’ by Mandiri terbukti semakin diminati oleh banyak nasabah dan merchant, ” kata Thomas Wahyudi, Senior Vice President Head of Bank Mandiri, Retail Banking Sales, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu: “Karena transaksi lebih mudah, lancar dan aman.”

Thomas menjelaskan pembayaran dengan QRIS dari Bank Mandiri menjanjikan model pembayaran transaksi yang lebih fleksibel bagi nasabah yang menggunakan aplikasi Livin’ by Mandiri.

Menurutnya, proses transaksi dapat dilakukan melalui Quality Assessment dan Quality Improvement System Bank Mandiri secara efektif dan efisien sehingga mengurangi waktu tunggu.

Apalagi dengan keputusan Bank Indonesia menaikkan limit transaksi QRIS menjadi 5 juta rupiah, telah membawa kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna dan merchant.

Bank Mandiri juga mendorong semakin banyak nasabah dan merchant UMKM di Indonesia untuk mengadopsi QRIS sebagai solusi pembayaran yang lebih efisien dan aman untuk transaksi cashless di tengah situasi pandemi seperti sekarang ini.

Dengan QRIS, para pelaku UMKM tidak hanya menikmati kemudahan bertransaksi, tetapi juga menikmati pencatatan transaksi keuangan. UMKM juga dapat memperkenalkan tren pembayaran digital dan meningkatkan traffic penjualan karena tersedianya alternatif pembayaran non tunai yang semakin diminati konsumen di Indonesia.

Untuk meningkatkan pengalaman perbankan digital nasabahnya, Bank Mandiri juga terus memperbarui layanan yang dapat diakses nasabah melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.

Thomas menambahkan, aplikasi Livin’ by Mandiri juga akan berubah menjadi aplikasi super pada kuartal terakhir tahun 2021 dan akan menawarkan serangkaian kenyamanan di luar perbankan di ujung jari Anda, fungsionalitas yang lebih baik, antarmuka pengguna yang lebih mudah diakses, dan perbankan digital yang lebih canggih. sistem.

“Melalui pengembangan ini, Livin’ by Mandiri diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang pada gilirannya mendukung upaya pemulihan ekonomi,” kata Thomas.

Baca juga: BI Catat Transaksi QRIS Naik 32,5 Persen Selama PPKM Darurat
Baca juga: Bank Mandiri Gandeng Ratusan Kedai Kopi Kembangkan Pembayaran Lewat QRIS
Baca Juga: BI Jelaskan Cara Percepat Kerjasama Bank Dengan Fintech

Reporter: Citro Atmoko
Editor: Biqwanto Situmorang
Hak Cipta © Antara 2021


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *