Anggota DPR Golkar: 26 Juli Hak Lihat Tren Covid-19 Turun atau Tidak

oleh -0 views



penutupan tiga stasiun mrt selama ppkm darurat 20210718 175125

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, pemerintah akan terus menerapkan kebijakan darurat PPKM hingga setidaknya 25 Juli 2021.

Nantinya, jika tren kasus Covid-19 terus menurun, pemerintah akan membukanya secara bertahap pada 26 Juli 2021.

Terkait hal itu, Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, 26 Juli merupakan waktu yang tepat untuk melihat tren penurunan kasus Covid-19.

“Saya kira kebijakan presiden itu berdasarkan penilaian terhadap perkembangan PPKM selama dua pekan terakhir. Padahal, dalam dua hari terakhir ini, terjadi tren penurunan positif kasus Covid-19 dan tingkat hunian rumah sakit. “Ucap Ace saat dihubungi. Tribunnews.com, Selasa (20/7/2021).

“Tapi tidak cukup kita mengadopsi PPKM. Saya kira 26 Juli 2021 adalah waktu yang tepat untuk melihat tren dalam menghadapi Covid-19, apakah itu downtrend atau tidak,” tambahnya.

Baca juga: Pada tanggal 26 Juli, Anda dapat makan di restoran atau pedagang kaki lima selama maksimal 30 menit

Wakil Presiden Komite Kedelapan Republik Demokratik Kongo itu juga menilai kebijakan membuka banyak sektor ekonomi seperti pasar tradisional, sembako dan lain-lain yang termasuk dalam sektor ekonomi kerakyatan merupakan langkah yang tepat.

Sebab, menurut Ace, jika kehidupan ekonomi mereka tidak berjalan, akan berdampak pada semua orang.

Sedangkan kebutuhan ekonomi mereka harus terpuaskan atau dengan kata lain perekonomian yang terpenting harus tetap berfungsi.

“Sektor ini belum tentu terpenuhi, kebutuhan dasarnya ditutupi oleh bantuan sosial yang diberikan pemerintah. Sektor ini sebenarnya merupakan ketahanan ekonomi masyarakat pada level paling bawah,” jelas Ace.

“Yang harus dipastikan saat ini adalah pelaksanaan penyaluran bansos yang diberikan oleh pemerintah. Salurkan secepatnya agar dampak sosial dari kebijakan darurat PPKM tidak menyulitkan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan dasarnya, ” dia berkata.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *