203 pengusaha langgar Cianjur saat darurat PPKM

oleh -2 views
1626928128 statik.tempo .co


TEMPO.CODan Jakarta – Satpol PP Cianjur, Jawa Barat, mencatat saat eksekusi PPKM 3-20 Juli 2021, 203 pengusaha di wilayah tersebut yang melakukan pelanggaran ditangkap. Denda yang dipungut adalah hingga Rs 94.005.000.

Kepala Satpol PP Cianjur, Hendri Prasetyadi mengatakan selama penerapan PPKM, pelaku usaha yang terjaring melakukan pelanggaran mendapatkan sanksi denda mulai dari Rp50 ribu hingga Rp10 juta seperti yang diterapkan untuk perusahaan besar di Cianjur.

"Rata-rata untuk pelaku usaha kecil dikenakan denda mulai dari Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Sedangkan untuk perusahaan besar seperti PT Poe Yuen dikenakan sanksi denda Rp10 juta karena tidak menerapkan prokes dan karyawan tetap masuk 100 persen," kata Hendri saat dihubungi pada Rabu, 21 Juli 2021.

Penerapan sanksi denda, ungkap dia, juga dikenakan terhadap warga yang beberapa kali terjaring melakukan pelanggaran saat digelar operasi yustisi di jalan protokol dan jalan nasional di Cianjur. Sanksi denda yang dikenakan mulai dari Rp10 ribu hingga Rp25 ribu per orang pelanggar.

Dalam PPKM itu juga dikenakan denda bagi warga yang menggelar pernikahan besar-besaran, seperti tenaga kependidikan ASN di kawasan Cibeber. Pelaku divonis denda Rp100.000 dan sanksi disiplin.

“Kami berharap warga dan perusahaan turut serta membantu pemerintah memeranginya,” imbuhnya COVID-19 Dengan mematuhi semua aturan. “PPKM saat ini diperpanjang hingga 25 Juli, jadi selama itu mari kita patuhi bersama agar angka penularan terus turun dan Cianjur bebas corona,” ujarnya.

Uang yang terkumpul dari denda tersebut selanjutnya akan disetorkan ke kas daerah, dimana uang tersebut akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program penanganan Covid-19 di berbagai daerah, termasuk di Cianjur.





Source link